Lembaran Baru Kisahku
Omar sekarang hanya bisa memeluk barang-barang peninggalanku, tenggelam dalam kerinduan, sembari terus mencari aku seperti mencari jarum di lautan.
…
Di sisi lain, di Negara A.
Aku tidak tahu sudah berapa lama aku tertidur. Saat akhirnya membuka mata, aku menyadari diriku berada di tempat yang sama sekali asing. Dengan tubuh yang masih terasa nyeri dan lemah, aku berusaha bangkit untuk melihat sekeliling.
Pada saat itulah, aroma pinus bersalju yang menenangkan menyelinap ke indera penciumanku. Sebuah suara pria yang hangat dan familier juga terdengar di telingaku.