Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unexpected Wedding

Unexpected Wedding

Perasaan Lintang mendadak resah, gelisah, dan cemas, dengan keadaan pria yang tiba-tiba saja harus dilarikan ke rumah sakit. Ada rasa sesal, karena sejak mereka berbaikan Lintang masih saja bersikap tidak acuh pada Anwar. Lintang hanya menghubungi pria itu seperlunya, dan berkunjung sesuka hatinya. Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, Lintang langsung memasuki ruang VVIP yang dahulu kala juga pernah digunakan Anwar ketika masuk rumah sakit. Satu hal yang membuat Lintang sedikit lega ialah, Anwar tidak sampai masuk ke ICU.
9.8398.2K viewsCompletedAdded to Library 10.0K Times as unnerved
Read
+Library
Zurvive

Zurvive

Info tentang hal itu tidak tercantum di berkas yang ku ambil. Biar ku luruskan semua hal ini. Para pengungsi akan di suntik serum "antivirus", yang berisikan B-syndrome, atau serum mutasi. Lalu di terbangkan ke pulau seribu, terisolasi dari dunia luar. Yang inti nya, semua pengungsi akan di jadikan kelinci percobaan, untuk di jadikan senjata biologis. Iblis pun, tidak sejahat ini. Entah bagaimana aku akan melawan mereka.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as unnerved
Read
+Library
U

U

Ari POV: Hari ini aku sangat terkejut dengan berita yang aku terima. Suatu berita yang tidak pernah aku sangka sebelumnya. Berita yang membuat aku tidak bisa berpikir dengan jernih. Aku sangat takut saat melihatnya. Ingin rasanya tidak percaya dengan apa yang aku lihat, akan tetapi itu benar-benar nyata. Suatu kenyataan yang pada akhirnya membuatku menjauhi teman baikku sendiri.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as unnerved
Read
+Library
Broken

Broken

ujar Rein sembari menunjuk Reina. Reina memutar bola matanya dan menggeleng pelan kepalanya. “Lo paham kata-kata gue tadi?!” tanya Reina geram. “Gue rasa udah jelas, ya. Jadi gak perlu ulangin lagi.” “Gak! Gue gak terima, gue gak mau dan gak sudi lo ngerrbut semua milik gue!” balas Reina.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 503 Times as unnerved
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Kedua perempuan itu tahu, Dev sedang menahan amarah yang bergemuruh. “Berdosakah aku jika cemburu kepadamu, Dev? Apa yang kau lakukan seandainya kau menjadi aku?” Dev mengecup kegelapan di balik kelopak matanya, bunyi retakan di tembok tiba-tiba mengejutkan semua indera pendengaran. Kedua perempuan itu tersentak, terlebih ketika iris berwarna ungu itu tersingkap dari kelopak berbulu lentik. Elfara mungkin tidak menyadarinya, tetapi otak Jess mulai bertanya-tanya. Sejak kapan iris berwarna cokelat yang Dev miliki itu berubah ungu? Apakah Dev mengenakan lensa mata? Jess seketika mengesampingkan pertanyaan konyolnya di saat genting seperti ini. Itu tidak lebih penting daripada kekuatan emosi De
108.9K viewsCompletedAdded to Library 320 Times as unnerved
Read
+Library
UNSTABLE RELATE

UNSTABLE RELATE

Aku bergegas menghampiri Mas Gunawan. "Mas!!!" ucapku dengan tergesa-gesa serta gelisah, khawatir dan panik. "Kenapa Rin? Kenapa panik gitu? Siapa di luar?" Mas Gunawan masih dengan keadaan tenang bertanya padaku, ia tidak tahu bahwa di luar istrinya sedang menunggu di depan pintu apartemen. "Istrimu!" "Maksud kamu Helena? Kenapa sama Helena?" Mas Gunawan mulai kebingungan dengan ucapanku.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as unnerved
Read
+Library
Nightmare

Nightmare

Bak sebuah mantra yang akan membuatku tenang setelah mengatakannya. Aku bergidik ngeri ketika melihat kembali kertas yang ada bercak merah itu, tiba tiba saja layar di Hpku berkedip beberapa kali. Aku menatapnya sekilas, mengabaikannya. Namun ada sebuah nomor tak kukenal yang terpajang di layar tersebut, beberapa kali. Hingga dengan terpaksa aku pun mengangkatnya. Diujung telpon sana terdengar sebuah lagu yang begitu asing di telingaku. Reverse. Lagu yang tak begitu jelas dan hanya berisi sebuah jeritan-jeritan tak jelas seperti suara kelelawar, suara seorang perempuan bersenandung dan bahkan suara tawa anak kecil. Oh tuhan?!
102.8K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as unnerved
Read
+Library
UNACCEPTED

UNACCEPTED

Mereka duduk melingkar di atas karpet dengan permainan uno di tengah-tengah mereka. "Giliran gue," ujar Dara penuh semangat. Dara mengamati satu per satu balok uno, memilih balok mana yang akan ia ambil agar uno yang sudah tersusun tinggi itu tidak runtuh. Tangan Dara bergerak mengambil salah satu balok di bagian tengah dengan penuh hati-hati. Namun sayang, perkiraan Dara salah. Uno pun runtuh membuat mereka bertiga menjerit dan tertawa kencang.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as unnerved
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status