Misteri Bedak Wa*dah di Mobil Suamiku
Aku silent-kan ponselku dan menaruhnya ditas.
Selang beberapa menit gawaiku berdering kembali, ternyata Umar, dia teman satu divisiku.
"Wir kamu dimana, Kanaya nelfon aku, katanya kamu ngasih ATM kosong kedia, sekarang Dimas lagi demam, kamu dimana?" Berderet pertanyaan dari Umar membuatku semakin bingung.
"A...aku. aku di Curup Mar, lagi ada perlu, tolong kamu kasih pinjam dulu uang untuk Kanaya, biar dia bawa Dimas ke dokter, sebentar lagi aku pulang".
Hot Chapters