Dreamcatcher Terkutuk
zuladwicerita novel jangan salahkan aku selingkuhbiar aku jadi penunggukata kata teman penghianat
Ketika kami berempat sibuk dengan kebahagiaan karena kenyataan bahwa aku punya kekuatan yang langka, kedatangan seorang pembawa pesan hampir tidak kami sadari sampai orang itu berteriak.
"Tuan! Tuan Marquess!"
Ayahku akhirnya menoleh. "Ah, ada apa? Oh, bagaimana informasinya? Kau bawa berita kan?" tanya Ayah.
Pembawa pesan itu mengangguk cepat dengan nafas yang terengah-engah. "Kami mendengar Tuan Muda berada di menara hitam! Salah satu bagian dari mereka berhasil kami tangkap dan kami menginterogasinya."
Beliebte Kapitel