“Aku kangen pacarku. Kau bisa pulang sendiri kan, Wendy?”
Gadis bernama Wendy itu mendesis. “Kau bermain dengan manusia lagi. Apa gadis itu tahu kalau kau vampir?”
Ralp tersenyum. “Aku tak peduli. Sekali dia milikku, selamanya dia akan tetap milikku.” Lalu Ralp melompat dari sebuah tebing curam yang punya aliran air dalam di bawahnya. Ia menyelam dan mandi sebelum akhirnya berjalan menuju mobil yang ia parkir tak jauh dari tempat itu.
Ia baru tahu kalau pria muda di depannya adalah seorang papa.
"Jadi, pria ini bukan om-nya Gala, tapi papanya? Baru aja ingin mengenal cinta malah salah sasaran ...."
-------***------
Bersambung
balas Dino.
"Abhang Gavin belain dedek dong masak iya dia hina perut dedek"kata bambam mengadu sambil mengusap perut buncitnya.
"Jijik gue dengernya"ucap Richoles
"Bisa-bisanya Lo jadiin waria kek dia anggota Vin kalo gue jadi Lo udah gue usir dari lama" kata Fadly.
"Babhang Gavin kan gak tegaan sama gue"kata bamabam.