여기 wallpaper malang와 관련된 100개의 소설이 있습니다. 일반적으로 wallpaper malang와 같은 이야기는 Romansa, Male Adult 및 Lainnya 등의 다양한 종류에서 만나볼 수 있습니다. GoodNovel에서 What the hell, Tetangga!부터 시작해보세요!
sahut Theo.
Seperti yang Theo sudah bilang. Kalau patern wallpaper yang ini dan yang dulu itu sama saja. Mungkin delapan puluh persen sama. Hanya berbeda beberapa coretan dan juga titik-titik.
Jane menggeleng tak setuju, wanita yang menggunakan kaos putih dan celana pendek sebatas paha itu ikut duduk disamping Theo.
“Nggak," jawab Jane. "Aku sama Maria nggak ada bakat pasang wallpaper.”
Hallo teman-teman.
Malem ini maaf sekali aku melakukan kesalahan kayak sebelumnya yaitu upload dua chapter yang sama dua kali. i'm sorry about that. ada eror.
Jadi buat teman-teman, buka satu part aja ya, sayang koinnya. aku udah bilang editor buat segera hapus salah satu.
thankyumida.... sorrymia...
LeeJaeWook13
cerita bagusss bangettt, gak banyak drama lebih ke slice of life, tapi tetap ada bumbu manisnyaa, konflik nya ringan tapi deep banget, suka bangettt intinya, btw aku masih belum rela mereka selesai huhu. Di tunggu next project nyaa. Fighting author
Ia memang sengaja untuk membuat sahabatnya kesal dengan memerintah para pekerjanya agar tidak membukakan pintu gerbang untuk mereka.
“Kenapa tidak melakukannya sejak beberapa menit lalu?” hardik Edward dengan wajah kesal.
“Aku lupa.”
Pintu gerbang terbuka dengan sempurna, yang terlihat hanya halaman yanng terhampar luas yang dipenuhi dengan tumbuh-tumbuhan di sisi kira kanan yang membuatnya terlihat indah dan sejuk. Terdapat juga beberapa kolam ikan yang tidak kalah menarik, serta taman bunga yang begitu indah. Bagaimana tidak indah, bahkan kupu-kupu pun enggan untuk beranjak dari sana. Tidak hanya taman bunga, kini mobil yang mereka naiki melewati tanaman yang diisi dengan buah-buahan. Sa
Menarik, mengandung racun dan banyak bawang😥
Update yang banyak kaka author. Buat ellard menyesal dengan apa yang diperbuatnya.
Nopel ini rekomended, penulisan rapi apik, enak dibaca. Ide cerita juga keren. Hebat. Sukses selala kakak. Aku jatuh cinta dengan karyamu. Kumasukin daftar rak buku.
Eva Vhee
rasa dah deg2 an mau lanjut gk soalnya liat ada Alzheimer benaran paling takut pasti mengandung bawang dan rasa2nya pasti sad ending, finally baca ampe end duhh ampe nangis nyesekk.. benaran ini keren Thankyou Author ... 1 mingguan loo milih baca gk baca gk akhirnya milih baca krna benar2 penasaran
ucap Nadia sambil memonyongkan bibirnya, mengoleskan lipstik merah menyala dengan presisi.
Ia menoleh sekilas, menatap Rama dengan tatapan yang menghina. "Lihat dong hasil kerjaku. Hasil lemburku bisa membuahkan rumah bak istana seperti ini. Kamu mana bisa, Mas? Pergi ke Malaysia saja paling hasilnya nggak sampai setengah gajiku. Jadi, jangan larang aku cari uang kalau kamu sendiri nggak bisa kasih kemewahan lebih dari ini."
Hai semuanya 🤍
Makasih buat kalian yang setia baca kisah Rama ...
Buat yang sudah support dan buka koin, aku bener-bener berterima kasih 🫶
Yuk terus lanjut baca dan buka koinnya ya… ceritanya bakal makin seru!
Love 🤍
Adelia
Ijin promosi novel
judul: Amnesti Sang Eksekutor
Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Mereka semua mengangguk, langsung bergerak.
Kara bersandar sejenak, menatap layar yang kini hanya menampilkan wallpaper kosong bertuliskan:
“Strategi terbaik adalah bergerak saat semua orang tertidur.”
POV Mala
Rumah terasa lenggang. Setelah sarapan dan mengantar Kara pergi, Mala menghabiskan sebagian paginya dengan menyiram tanaman di balkon dan merapikan meja kerja kecil di sudut ruang tamu. Matanya sesekali melirik layar laptop yang belum juga dia sentuh sejak pagi.
Sepertinya Orlando bahagia sekali setelah menerima telepon dari wanita impiannya.
"Pembicaraan kita belum selesai. Kita akan singgah sebentar di restaurant teman saya. Kamu cukup diam dan jangan banyak tingkah di sana. Mengerti?"
Maya menggangguk pelan. Mobil kemudian melaju ditengah kepadatan arus lalu lintas siang hari. Di perempatatan jalan Thamrin, mobil berbelok ke sebuah rumah makan khas nusantara dengan tulisan Nikmat Rasa. Maya menyukai design restaurant yang berkesan sangat indonesiawi sekali. Bermacam seni budaya khas negeri tercinta ada di sana. Ukiran-ukiran dinding ala Jepara dan Bali. Ulos asal Sumatera Utara yang terpajang dipintu masuk. Topeng-topeng khas daerah Papua semua a
Masing-masing tersekat dengan balok kayu yang dicat cokelat tua.
Milly menambahkan gantungan pot-pot kecil yang terlihat sangat pas dengan padu padan kayu. Bantal besar berwarna pelangi menjadi ornamen segar yang membuat warungnya berbeda dari yang lain.
Wastafel yang dipersiapkan pada beberapa sudut, Maxer desain berupa kucuran air dari batang bambu seperti ciri khas pedesaan di Jawa Barat.
Hingga titik ini, mereka berdua saling berangkulan dan menatap dengan senyum puas. Pagar besi itu telah Maxer ganti menjadi gerbang geser yang mudah di akses.
Bunga tujuh rupa yang berserakan juga tiba-tiba layu dan terbakar dengan sendirinya.
Dan terlihat sebuah lubang besar menganga di ruangan itu. Seperti ada yang berusaha masuk ke dalam ruangan dan mendobrak dinding sehingga hancur. Namun tampaknya Mbah Walang tidak terlihat kembali di sana, yang terlihat hanyalah tetesan darah yang menetes keluar ruangan.
Ruangan itu bukanlah sebuah ruangan yang berada di dalam rumah. Tapi ruangan khusus yang Mbah Walang buat di tengah-tengah hutan bambu yang jauh dari permukiman penduduk tempat dia tinggal.
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Setelah itu memasang foto terbaiknya menjadi wallpaper baru.
Dengan senyum puas, Ana mulai membuka aplikasi browser. Ana ingin mencari tempat bagus yang bisa dikunjungi selama di pulau Dewata ini. tapi baru saja mengetik kata Bali, sudah banyak berita aneh yang muncul. Ana membaca salah satu berita paling baru yang berada paling atas dalam pencarian.
Kaluna cukup lega karena ia tidak perlu berpikir mengenai segala kemungkinan kombinasi password pada ponsel itu.
Kali ini wallpaper homescreen ponsel berupa lukisan sebuket bunga iris dengan latar langit biru. Kaluna jadi menyadari kalau ia sudah menemukan berbagai benda bertema bunga itu di kamar ini. Tampaknya sosok Kaluna yang dulu menggemari jenis bunga iris.
Setelah menyimpan mantel itu, Aidan menarik kursi untuknya.
"Ruangan ini sangat indah," puji Malikha dengan suara lembutnya. Aidan tersenyum lalu duduk di sebelah Malikha.
"Aku akan terus memberikan hal seperti ini jika kamu mau bersamaku," rayu Aidan membuat Malikha tertegun lagi. Ketika Malikha melihat ke depan, seluruh dinding kaca kemudian berubah menjadi layar virtual pintar yang menyajikan berbagai latar belakang pemandangan indah sesuai dengan keinginan pengunjung.