Cinta Tanpa Suara
"Selama ini aku hidup dalam kebisingan dunia bisnis yang penuh kebohongan. Kebisuanmu adalah kejujuran yang paling indah yang pernah kutemui. Aku tidak peduli jika kau tidak pernah bicara sepatah kata pun selamanya. Aku hanya butuh kau di sini, di sampingku."
Arkan menundukkan kepalanya, dan kali ini, ia tidak hanya menempelkan dahi. Bibirnya menyentuh bibir Gia dalam sebuah kecupan yang lembut, namun penuh dengan janji kepemilikan. Gia memejamkan mata, tangannya melingkar di leher Arkan, membalas ciuman itu dengan segala ketulusan yang ia miliki. Di saat itu, Gia sadar, es di hati Arkan tidak hanya mencair, tapi telah mengalir menjadi sungai cinta yang kini menghanyutkannya.
Capítulos em Alta