Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Emang. . . dasar Selin.” “PA!” Mama makin kesal. Selin menyembul dari balik selimut. “Papa ngerti aku, tuh.” “Papa ngerti. Tapi bukan berarti Papa setuju, Lin.” Selin manyun. “Papa sudah capek ngomelin kamu,” lanjutnya sambil menyeruput kopi, “jadi Papa netral.” “Aku cuma butuh hiburan, Ma,” Selin menghela napas. “Kemarin stres.”
10701 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 23 Vezes como 비극
Ler
+Biblioteca
TERPAKSA

TERPAKSA

Dan yup, baru 30 menit aku sudah keluar dari gedung bioskop karena mual sekali, berbeda dengan Bagas yang sangat menikamati, Gilakk. “kenapa sih kak?” menertawakanku “gimana kamu bisa ketawa-tawa lihat mereka makan isi perut manusia kayak gitu... huekk...” “ahahah kan cuma film” “...ck!” mendecak kesal “hahah ok, ok sorry, kita cari makan yuk” “gak, gilak loe. gue gak nafsu makan, huek....”
102.9K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 58 Vezes como 비극
Ler
+Biblioteca
Bisikan Kematian

Bisikan Kematian

Dengan senyuman yang menawan dia bertanya lembut. "Ada apa Bu?" ujarnya, sambil menatapku sayu. "Suster jaga yang kemarin, apa hari ini nggak masuk kerja ya Sus?" Selidikku. "Dian sudah meninggal, mayatnya ditemukan di taman. Dia diperkosa dan dibunuh," ucapnya lirih disertai tetesan air mata.
104.6K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 176 Vezes como 비극
Ler
+Biblioteca
Antara Dendam dan Penyesalan

Antara Dendam dan Penyesalan

Maisha berkata sambil menangis dan hidungnya beringus. Dia mengungkapkan kesedihan serta penyesalan yang sangat menyedihkan antara dirinya dengan Calvin.. Setelah dipermainkan oleh Selena, dia sedikit bingung dan air matanya tertahan di kelopak mata. Dia terlihat lucu karena tidak jelas hendak menangis atau tidak. Sepertinya dia berpikiran bahwa dirinya sangat malang. Mengapa Selena tidak menujukkan sedikit pun empati padanya?
9.5977.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 38.1K Vezes como 비극
Show Reviews (394)
Ler
+Biblioteca
Alina Tamrin
kalau pak Rudi ada hubungan keluarga dgn Selena apa mungkin orang yg selama ini ada di belakang layar yg ingin membunuh Selena adalah ibu Mira yg TDK ingin Pak Rudi mengetahui kalau Selena adalah keluarganya!. cepat dong perbaharui babnya penasaran nih lanjutatannya ... seru buanget ceritanya .........
Siti Ety rumiyati
Ceritanya sepertinya bagus awl baca jg kok bgs ini ceritanya tp pas lihat babnya banyak bangeeets jd mundur hehe pengin cerita yg tdk trll panjang pengin lht Selena n harvey bahagia kl panjang gini sepertinya banyak tarik ulur bahagia,jatuh lg d angkat lg bahagia jatuh lg dst nya. Btw,Smangat author
Read All Reviews
UNSPOKEN PAIN

UNSPOKEN PAIN

Kita hanya perlu berdamai dengan rasa sakit dan akhirnya perasaan itu melebur. Belum tamat 🤪🤪🤪. Masih ngasih tahu rasa sakit masing-masing mereka. Sesuai judulnya UNSPOKEN PAIN. RASA SAKIT YANG TAK TERUCAP TAPI MASING-MASING MEREKA RASAKAN. AKU USAHAKAN UPDATE CERITA INI TIAP HARI. TARGET TAMAT BULAN INI😉😍. AKU MAU FOKUS KE CERITA DANISH KEPONAKAN ILANA. CARI JUDULNYA
1024.8K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 670 Vezes como 비극
Show Reviews (33)
Ler
+Biblioteca
Lusia
Sebenarnya Harry mencontohkan kakak yg baik, tpi ya jngn berlebihan? Di sini, tokoh Illana bikin penasaran, sesabar apa punya pacar macam Harry. Harry protektif sama Adora karena punya rahasia? Novel bikin penasaran pembaca nih?
Rizka Ahmed Syukri
Aduhh Nana kalo aku jadi kamu, stop sampai disini deh, mending malu n sakit ati dari sekarang (batal nikah) daripada nanti pas uda sah, lagian bahaya ini, si butbut aku peta aku prta bisa jadi obsesi nih sama Harry, nyawamu bahaya atau kamu bakal makan ati terus
Read All Reviews
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

"Dokter Willi? Lucunya, dia mengalami sedikit ... kecelakaan tadi malam. Rem mobilnya blong. Sungguh tragis." Kilatan ketakutan murni melintas di mata Selena. "Jadi sekarang ...." kataku pelan. "Tidak ada lagi yang bisa mendukung ceritamu." Pisau itu menarik garis merah tipis di pipinya. "Katakan." "A ... aku benar-benar tidak tahu ...." Dia terisak. "Reyhan, kita tumbuh bersama, bagaimana kamu bisa melakukan ini padaku?"
25.1K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 653 Vezes como 비극
Ler
+Biblioteca
Tragedi Pernikahan Paksa

Tragedi Pernikahan Paksa

tanya Gunadi tanpa basa-basi. "Aku hanya ingin mengingatkanmu agar kau tidak terlalu berpuas diri saat ini. Karena kau dan aku sama-sama seorang penjahat, dan sama-sama orang yang menyakiti keluarga yang sama. Jika aku melakukannya atas dasar kebencian hingga ingin menghabisi keluarga adikku sendiri, maka perbuatanmu lebih buruk dariku. Karena atas ulahmulah hingga Firman meregang nyawa dan tidak terselamatkan. Juga keluarganya yang mengalami trauma dan depresi. Ditambah lagi Kirana yang kakinya patah hingga dia menjadi cacat saat ini. Apa kau tidak berpikir ulang, seharusnya kau menjauhkan Edwin dari Melati dan kau pun akan selamat. Tapi kau malah menyambut kematianmu sendiri, dengan semaki
1011.1K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 423 Vezes como 비극
Ler
+Biblioteca
TRAUMA

TRAUMA

"Park Hanse sialan." []
1010.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 405 Vezes como 비극
Ler
+Biblioteca
Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

“Tapi, bukan mati di penjara. Aku ingin saat dia masih hidup, namanya hancur total dan dia merasa sakit yang mematikan.” Sebenarnya, rencana Evelyn sederhana. “Setiap jam dua pagi, dia menonton siaran langsung. Dia membuat ruang obrolan pribadi yang penontonnya adalah orang-orang dengan hobi yang sama.” “Mereka semua sama bejatnya dengan dia.” Suara Evelyn terdengar datar. “Pedofil, voyeurisme, semua jenis kelainan. Dia akan menyiarkan videoku di sana, video… yang dia ambil diam-diam. Lalu saat orang-orang memberi saweran, dia akan mengeluarkan video yang lebih vulgar lagi.”
1.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 52 Vezes como 비극
Ler
+Biblioteca
Pena Ajaib

Pena Ajaib

teriak Ocin seorang diri. Ocin mengacak-acak rambutnya sendiri dan sesekali memukuli tubuhnya. "Kenapa?! Kenapa aku hidup dengan kondisi fisik seperti ini?! Kenapa aku tidak berani melawan mereka bertiga?!" Ocin tertunduk lesu dengan kemarahan dan rasa sedih yang meluap-luap. Tanpa terasa air matanya mulai menetes terjun bebas ke tanah. Kini Ocin menyenderkan punggungnya kembali ke tembok. Sesekali menyeka air matanya yang hanya sedikit itu, Ocin menatap langit yang hampir sore itu.
102.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 86 Vezes como 비극
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status