Desember Ke-30
Aezadan sebenarnya aku tak diamlirik aku hanya pergi tuk sementaraaku akan pergi tuk sementaradisaat aku pergi
Bukan restoran dalam artian sebenarnya, karena hanya ada tiga meja makan kecil dengan dua bangku pada masing-masing meja.
Pemilik hostel bernama Madam Anneliese duduk bersamaku di salah satu meja, dia menyediakan menu makan siang sederhana–pasta dengan brokoli dan jagung. Madam Anneliese juga menawarkan buah-buahan segar yang masih tersisa dari menu sarapan pagi tadi.
“Dia sudah sering membuat kesalahan, beberapa turis bahkan marah-marah, padahal aku sudah menawarkan kamar pengganti sepertimu,” terang Madam Anneliese.
Beliebte Kapitel