Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Istriku Minta Talak

Ketika Istriku Minta Talak

Hanya ada telur dadar yang tersedia, semoga Kak Sandra tidak protes nanti saat memakannya. “Sempit banget, ya, kamar ini sekarang. Harusnya penghuninya hanya satu orang saja, kini ditempati empat orang. Mana gerah lagi,” keluh Kak Sandra, begitu memasuki kamar kos-kosan. “Maaf, Kak. Kami memang ngerepotin Kakak,” ucapku dengan nada rendah. “Ya, udah. Aku minta makan , dong! Aku kangen makanan manusia,” katanya melemparkan tas kain yang ditentengnya dari penjara tadi ke sudut ruangan.
10404.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.2K kali sebagai 상숙자
Baca
+Pustaka
The Sunday Sunflower

The Sunday Sunflower

Senyum Gathan yang manis dan menular, sangat ceria. Astaga! Sasha terduduk seketika. Rasanya seperti tersabar petir. Segera ia melompat dari tempat tidur, keluar kamar tanpa sadar bahwa hanya memakai kaus dan celana lusuh. Ia ingat. Wanita tadi adalah ibu Gathan! *** Sasha keluar dari kamarnya, pandangannya berkeliling lorong pendek yang memisahkan kamarnya dan kamar-kamar lain di hostel yang ia tempati ini.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai 상숙자
Baca
+Pustaka
Besar Kema(l)uan dari Kemampuan

Besar Kema(l)uan dari Kemampuan

“Ada apa, Bos? Sepertinya dari kemarin banyak pikiran.” “Ada rekomendasi hostel murah untuk menginap di sekitar sini?” Gina memandangiku penuh tanya dan dia melangkah semakin mendekat, membuat tubuh kami nyaris menempel satu sama lain. “Hostel, ya? Setahuku jaraknya agak jauh dari sini tapi enaknya bisa dipesan lewat aplikasi. Ada tarif per jam juga biar tidak rugi bayar untuk sehari tapi dipakai cuma hitungan jam.”
1022.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 813 kali sebagai 상숙자
Baca
+Pustaka
Zahira (Bukan Inginku Jadi Madu)

Zahira (Bukan Inginku Jadi Madu)

Ia hanya berhenti di tempat drop off penumpang, menunggu kami menurunkan bagasi, lalu berpamitan. “Jangan macam-macam di sana, telepon aku tiap satu jam, gak peduli lagi sibuk atau enggak, dan minta twin room kalau terpaksa harus sekamar! Cukup dua minggu aku izinin kalian seranjang,” peringat wanita yang rambutnya dicat ash brown itu.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai 상숙자
Baca
+Pustaka
Rahasia di Kamar Pengantin

Rahasia di Kamar Pengantin

Bab 33: Ho-ney-moon “Ini kamar kalian!” Wanita yang selalu mengaku sebagai penggemar Ismi berseru saat kami check in di sebuah hotel berbintang. Hotel mewah yang berbatasan langsung dengan pantai Kuta Bali itu menyambut rombongan kami dengan ramah. Mereka menghidangkan welcome drink dan memberikan kami ruang tunggu untuk meluruskan kaki.
9.56.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai 상숙자
Baca
+Pustaka
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Padahal sudah kujelaskan kalau itu semua pemberian Mas Satria, tetap saja mereka berterima kasihnya padaku. "Ya Allah kak, makasih banyak ya, kapan lagi bisa tidur di hotel bintang lima ini. Mana kamarnya gede lagi. Fasilitas di dalamnya juga oke punya. Pantaslah kalau disebut hotel bintang lima," ucap Tika dengan wajah berbinar bahagia. Aku dapat merasakannya, dan ikut senang. "Iya, terima kasih ya Kak. Sesekali ngerasain nginap di hotel," timpal Becka berujar yang sama seperti Tika dengan senyum full mengembang.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 780 kali sebagai 상숙자
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

“Dari luar aja, nikahnya kayak darurat. Tapi ternyata fasilitasnya kayak honeymoon versi VIP. Tapi ya… minus pengantin pria.” Tiba-tiba… Tok tok tok. Ziva menoleh. Pintu sedikit terbuka, dan kepala Reza nongol dengan ekspresi datar. “Air panas kamar ini sudah aku setting jam tujuh malam. Kalau kamu butuh selimut tambahan, ada di lemari atas.” Ziva mengangguk, manis. “Baik, Tuan Rumah. Terima kasih atas sambutan apartemenmu yang sangat… dingin.”
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai 상숙자
Baca
+Pustaka
Gelora Asmara Preman Kampung

Gelora Asmara Preman Kampung

Itu berarti kamar yang akan Mila tempati bersebelahan dengan kamar Mila. "Kamar ini sedikit kecil tapi sudah ada kamar mandi dalam. Aku memberimu kamar ini, karena seluruh penghuni di sini orang tua. Hanya ada satu anak kecil di sini. Namanya, Intan. Dia berusia sekitar 9 tahun." Yuza menjelaskan. "Dia tinggal di kamar ini, jadi kamu berbagi kamar dengannya. Apa kamu keberatan?" imbuh Yuza.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai 상숙자
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Bee yang berbeda. Di sini, ada hal mengejutkan. Bang Jo, sebagai pemilik hotel, memiliki hak akses ke sebuah kamar. Kamar itu katanya Bee, dulunya disewa oleh Bee lain yang dia ceritakan. Tempat Bee misterius itu mengumpulkan teman-teman, melakukan edting video, dan siaran langsung. Apa mungkin dia? Kalian berada dalam pikiranku?
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai 상숙자
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

“Ya, doakan mama saja biar aku dan kakak-kakak semua bisa pulang, natal juga tahun baru bisa merayakan bersama. Mama jangan khawatir, An pasti pulang.” Ucap ku. “Ya, mama selalu mendoakan kalian semua biar bisa pulang. Semoga natal dan tahun baru ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, walaupun di rumah saja.” Jawab mama. “Ya, semoga saja, Ma. An, selalu berdoa yang terbaik.” Ucap ku. “Di lingkungan kosan mu masih di lockdown?” tanya mama. “Ya, Ma, disini ada 6 orang yang sudah kenak dan isolasi mandiri di rumah.” Jawab ku.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai 상숙자
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status