Kebangkitan Sang Panglima Perang
Letnan David menyeringai, lalu berkata, "Apa dengan membantai orang-orang yang tak sejalan dengan kalian itu disebut dengan kebenaran?!"
Pria bertubuh tegap itu langsung naik pitam dan menendang perut Letnan David hingga terjungkal ke belakang bersama bangku kayu yang didudukinya.
Lalu salah satu tentara mengambil sebuah belati dan mengasah ujungnya.
"Hahaha! Berdoalah sebelum kami menghabisi mu!" ucap Pemuda pemberontak itu, tersenyum puas.
***
Julian bersama pasukannya yang masih tersisa. Merangsek melalui semak belukar ke sebuah titik yang menjadi target.