MasukHanah, seorang istri yang kurang beruntung. Di usia pernikahannya yang tak lagi muda, dia harus menelan kepahitan hinaan dari suami dan juga keluarga suami. Alasan pendidikan yang rendah, menjadi bahan omongan dan permasalahan setiap harinya. Setiap hal apapun, Hanah selalu saja direndahkan. Tapi dia selalu tetap tegar dan ikhlas menelan kepahitan itu. Namun suatu ketika, dia tak bisa lagi memberikan toleransi ketika suaminya bermain api dengan wanita lain. Kurang uang dan dihina bisa oke. Soal selingkuh, maaf, Hanah tak ingin berpikir dua kali. Dia memilih berpisah dan bangkit menjadi seorang wanita karir yang tangguh. Cover by pinterest
Lihat lebih banyak“Maafin aku ya, Hanah. Mbak benar-benar minta maaf. Mbak gak nyangka banget jadinya malah seperti ini. Ini gegara Mbak apa-apa udah mikir negatif aja sama kamu. Makanya Mbak juga malah menduga kamu jadi selingkuhan Mas Brata.”Maya tertunduk lesu di hadapan Hanah. Dia mengucapkan kata maaf yang sudah diulang beberapa kali sejak tadi. Maya baru menyadari apa yang menimpanya itu ternyata tidak ada hubungan dengan Hanah. Padahal, sejak awal Maya selalu menuduh istrinya Satria.Hanah masih duduk dengan manis dan santai. Hatinya memang bergemuruh kesal. Tapi, setidaknya semua sudah clear. Tidak ada lagi rasa kecemburuan dan pikiran negatif Maya padanya. Semuanya terbuka dan jelas terlihat oleh mata kepala Maya sendiri. Sehingga tidak perlu Hanah menjelaskan dan membuktikan, Maya sudah tahu sendiri.“Alhamdulillah, aku bersyukur kalau Mbak sudah tahu semuanya, Mbak. Sebenarnya aku juga ingin coba jelaskan, tapi Tuhan punya cara lain.”Maya menatap Hanah penuh dengan kecemasan. Dia takut Han
POV 3“MAAASSSSSSSSSS! Ngapain kamu di sini? Kenapa kalian di sini berdu, hah?”Menggelegar suara Maya yang syok bukan main ketika masuk ke dalam kamar hotel yang diduga kamar Nindi. Entah kenapa jadinya ada suaminya di kamar itu? Padahal ini atas nama Nindi? Hah, kok bisa? Maya emosi bukan main. Ditambah lagi anak perempuan yang ikut bersamanya. Dia seperti sudah siap-siap untuk berkonflik di sana.“Eh, Mama?” Brata yang sedang enak-enakan mer*kok langsung terperanjat. Dia syok, kenapa istrinya bisa masuk ke dalam sana?“Apa? Kamu terkejut? Kok bisa kamu di sini hah? Ini hotel atas nama si Nindi. Mana wanita keparat itu?”Maya terbelalak. Kedua matanya seperti mengepulkan asap. Tak pernah dia sangka, suaminya akan melakukan hal ini. Dituduh selingkuh dengan Hanah, tapi nyatanya malah bau-baunya Nindi yang ada di belakang sana?“Papa?” Anaknya Brata melangkah maju. Sepasang bola matanya tentu saja membuat api di sana.Tidak ada sosok wanita lain di sana. Yang ada hanya Brata dengan
PoV Maya***Akhirnya kami bisa mendapatkan tiket dadakan meskipun harganya memang mahal. Aku tiba di NTT subuh-subuh. Aku berharap di sini bisa bertemu dengan suami yang entah di mana menginapnya. Yang jelas di sini banyak hotel yang bisa saja menjadi kemungkinan tempatnya menginap."Ma, enak juga ya liburan ke sini. Udah lama nggak ke sini," kata anakku dengan tengilnya. Ke sini kami akan melabrak pelakor tapi dia malah mementingkan pemikirannya mengenai liburan."Kamu bukan mau enak-enakan ke sini, tapi kamu mau labrak papamu yang berbohong sama Mama.""Halah, Ma, Ya sambil liburan aja. Aku juga akan tanyain ke orang-orang untuk melihat detail dari fotonya si Nindy. Siapa tahu mereka mengetahui ada di mana posisi tersebut.""Iya, soalnya waktu kita ke sini pun bukan hotel seperti itu bentukan dalamnya.""Iya, Ma. Aku akan tanyakan."Baru turun dari bandara darah ini sudah mendidih lagi. Kalau dicek suhunya Mungkin saja bisa sampai ratusan derajat. Begini memang enaknya banyak uang,
PoV Maya***"Maaf, Bu, saya memang pergi ke Pontianak tapi dengan GM perusahaan. Kalau bapak sepertinya ada kepentingan yang lain, Bu. Bapak tidak di sini dengan kami. Kami juga akan pulang besok hari."Aku sangat kaget mendengar pernyataan dan penjelasan yang dikatakan oleh asisten pribadi suami. Ternyata benar, Mas Brata tidak pergi ke Pontianak melainkan dia sedang berada di tempat lain. Bagaimana tidak kini batinku semakin rusuh. Aku telah menduga hal-hal lain yang semakin negatif dari sebelumnya."Kamu Beneran tidak sedang dengan bapak?" tanyaku untuk kembali memastikan. Siapa tahu memang suamiku ada di sana tapi tidak sedang berada dengan mereka."Memangnya Ibu tidak tahu bapak ke mana? Saya pikir beliau akan menghubungi Ibu. Memang sejak 3 hari yang lalu, bapak ke sini dulu, hanya saja beliau langsung pergi. Tapi beliau tidak mengatakan akan pergi ke mana. Saya pikir beliau kembali lagi ke sana."Deg!Semakin tajam saja pemikiranku ini atas apa yang sedang dilakukan oleh suam
"Mbak Maya?"Aku melebarkan pandangan, tentu saja pandangan Mbak Maya pun menyalak seperti macan ingin menerkam mangsanya. Atas apa yang dia suarakan barusan, itu membuat para pengunjung kafe fokus kepada kami. Ah, dasar! Pasti masalah lagi. Dia pasti salah paham melihat kami berdua di sini. "Iya, in
PoV Hanah***"Hanah, tunggu! Ada yang ingin saya bicarakan sama kamu!" teriaknya. Jujur aku di sini bingung harus diam atau harus terus melaju. Selama ini aku dengan Mas Brata tidak pernah ada masalah. Apa yang ingin dia bicarakan?Karena aku tahu bukan begal, langsung saja aku menepi. Mematikan mesin
"Heh, Hanah!"Saat di mall, tiba-tiba tanganku ditarik oleh seorang perempuan. Begitu kagetnya aku sembari membalikkan badan. Ternyata eh ternyata, yang menjamah tanganku adalah Nindi. Oh, dia mau macam-macam denganku lagi di mall? Tidak salah?"Iya, ada apa? Dan bicaranya tidak usah keras-keras ya, i
"Ini kertas apa? Kamu mau kasih aku SP?"Sebelum membuka, Mas Satria sudah suuzon saja. Aku bukannya ingin ketus, tapi aku malah terkekeh. "Iya, itu SP buat kamu dari aku. Itu SP karena kamu telah membuat sesuatu hal yang membuat anak orang jadi mendapatkan akibatnya."Mendengar celotehanku, Mas Satri


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan