공유

Bab 36

작가: Stary Dream
last update 게시일: 2026-05-21 06:26:39

Arkan sudah tampan pagi ini. Memakai kaos kerah berwarna coklat muda dengan celana jeans, Arkan bersiap untuk pergi pada hari libur ini.

Aluna yang sedang menyibukkan diri di ruang cuci sampai bisa mencium aroma parfum suaminya. Lekas saja wanita ini segera pergi ke depan.

"Mas Arkan mau pergi?" Tegur Aluna.

"Iya. Mau jogging sebentar."

Aluna menatap dari atas sampai ke bawah penampilan suaminya. Begitu rapi tapi tak ada menunjukan gaya untuk berolahraga. A
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (3)
goodnovel comment avatar
Adfazha
Tak sabar pgn Arkan ditinggalin Aluna pergi & tak kembali kna lbh plh cerai drpd jd istri yg tak dihargai slalu lahir batinnya tersakiti sm mertua, pembokat & suami bnr2 klrga toxic
goodnovel comment avatar
Aurora Aurora
PENGEN LIAT ARKAN SAMA EMA NYA JATOOHHH MISKIN, NYESEEELLLL SAMPE NANGIS DARAH, GARA² UDAH DZHOLIM SAMA ALUNA...!!!!! ANAK YATIM-PIATU MALAH DI ZHOLIMIN TRUS
goodnovel comment avatar
Aurora Aurora
kelamaan muter2 mulu THOOORRR
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 151

    Acara syukuran bubar karena kericuhan yang terjadi. Langit segera membuat laporan ke kantor polisi. Mantan istrinya itu akan terjerat kasus penganiayaan.Lengkap sudah! Kali ini dia sudah tak bisa mengelak lagi. Terlebih ada bukti cctv yang mendukung.Adelina menjaga si kembar di warung makan. Sementara, Aluna dan Aamir membawa Arkan ke rumah sakit.Di IGD, Arkan langsung diberikan tindakan. Lengannya yang terluka sudah dibersihkan."Ini harus dijahit. Ada lukanya yang dalam." Ujar dokter jaga pria itu.Aluna menggangguk setuju. "Iya, dokter. Jahit saja.""Sakit nggak kira-kira, dok?" Tanya Arkan."Sakit. Namanya juga ditusuk jarum. Tapi akan saya berikan obat bius."Dokter tersebut meminta perawat untuk menyiapkan alat jahit luka. Yang terkejut sekarang Aamir, perawat yang muncul ternyata wanita yang sangat dikenalnya. Sinar."Sinar!" Tegur Aluna lega. "Ternyata kamu kerja.."Sinar menghela na

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 150

    Adelina tak hanya memukul wanita berambut pirang itu. Tapi juga rambutnya yang penuh cat itu juga ditarik hingga membuat Ria menjerit.Siapa suruh menghina Adelina? Wanita ini anak Farah. Salah satu nyonya cerewet di dunia. Jelas Adelina menjadi tangguh seperti ibunya.Langit dan Aamir sampai kewalahan melepaskan mereka karena Adelina yang tak mau melepaskan tangannya."Mas, bawa anak-anak ke ruang kerja Langit." Perintah Aluna pada mantan suaminya."Dimana?""Itu." Aluna menunjuk sebuah ruangan yang tertutup.Arkan mengangguk dan membawa dua anaknya ke ruangan yang dimaksud. Sedangkan, Aluna pergi ke depan untuk melerai perkelahian dua macan wanita."Lepaskan Adel!" Ujar Aluna. Ia membantu Ria melepaskan cengkraman tangan Adelina dari rambutnya."Ah, sial!" Umpat Ria setelah lepas dari Adelina. "Wanita brengsek! Apa kamu pikir aku takut padaku?""Apa? Masih mau lagi?" Tantang Adelina tanpa takut.

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 149

    "Si-Sinar.. Tunggu!"Aamir mencoba menghadang Sinar dengan tubuhnya. Tapi Sinar tak perduli. Ia tetap melajukan motornya dan berlalu dari hadapan pria itu. Melihat itu, Aluna menjadi curiga. Rasanya pertemuan mereka terakhir terjadi di rumah sewa Aluna. Ketika si kembar saat itu tepat berusia tiga tahun. Sinar sangat senang ketika melihat Aamir kala itu. Dia bahkan rela menunggu Aamir yang berjanji akan berkunjung kembali.Tapi.. kenapa Aluna merasa seperti ada benang tak kasat mata yang terbentang antara hubungan Aamir dan Sinar? Keduanya terlihat canggung. Apalagi Sinar yang menjaga jarak. Wanita itu seperti menghindari Aamir. Apa mungkin pria yang dikagumi Sinar adalah Aamir? Ya, bisa jadi.Pas sekali ketika Sinar keluar ada sebuah mobil yang masuk. Seorang ayah dan dua anak kembar turun dari mobil dengan tersenyum cerah."Sayang!" Seru Aluna tersenyum lebar. "Kok cepet banget mainnya?"Abi dan Ditha berlari memeluk ibunya.

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 148

    Setelah peresmian, sekarang dilanjutkan dengan acara makan siang bersama. Sepasang kekasih ini tak mau berpisah. Mereka bahkan duduk berdampingan dengan Langit yang sangat perhatian. Di hadapan mereka ada Aluna dan Aamir yang memperhatikan. Aamir sampai terperangah melihat perlakuan Langit pada adik kesayangannya. Pantas saja jika Adelina bisa takluk. Ternyata Langit bisa bersikap manis juga. "Hey, mau kemana??!" Tegur Langit setelah melihat adik wanitanya berjalan menjauh. "Mau ke belakang." Jawab Sinar tak mau membalas pandangan. Di tangannya terdapat sebuah piring berisi makanan. "Ke belakang??" Dahi Langit sampai mengkerut. "Ngapain makan di dapur. Orang pada ngumpul semua disini!" Sinar menggeleng. Saat dia ingin membuka suara lagi Aluna ikut bersuara. "Makan disini saja, Sinar. Sama kami." Aluna menepuk kursi sebelahnya. "Ayo, Sinar. Kita juga belum berken

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 147

    "Gimana, Aluna? Apa kamu izinkan aku membawa mereka?" Tanya Arkan penuh harap. Aluna mengangguk. "Boleh, mas. Aku bantu mereka berganti pakaian dulu." "Biar aku aja yang menggantinya, kamu bersiap saja." Aluna masuk ke kamar si kembar dan membawakan baju ganti. Oleh karena ingin diajak bermain, si kembar pun menjadi antusias. Mereka dibantu oleh sang ayah untuk bersiap. "Oke! Sudah ready! Ayo kita pergi!" Ajak Arkan. "Denger kata ibu, ya. Jangan nakal. Jangan lari-lari." Ucap Aluna mengingatkan. "Oke, bu!" Jawab mereka serempak. Arkan meraih tangan putra putrinya. "Kamu mau barengan sama aku? Sekalian aku anter ke warung makan." Aluna menggeleng. "Aku bisa pergi sendiri, mas." "Mumpung searah, Aluna." Ah, Aluna tak pernah bisa kuat membalas tatapan mata memelas itu. Akhirnya d

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 146

    "Itu, kan?"Aluna memastikan penglihatannya. Mobil yang ada di depan rumah sewa itu adalah mobil mantan suaminya. Tapi tak mungkin Arkan tiba-tiba muncul, kan? Pria itu sedang di Sulawesi.Apa mungkin Fiona? Oh.. itu tidak mungkin lagi. Wanita itu tak bisa membawa mobil sendiri.Dengan rasa penasaran, Aluna masuk ke dalam rumahnya. Terdengar suara tertawa dari anak-anaknya yang sedang bermain. Serta suara pria itu.. suara maskulin dan berat dari seorang pria yang sangat di hapalnya.Oh.. hati Aluna tiba-tiba bergerumuh.. keringat dingin menjalar ke seluruh jemari tangannya.. rasa gugup ini sangat luar biasa.Aluna melangkahkan kakinya masuk ke dalam pintu yang sejak tadi terbuka. Saat melihat siapa yang ada disana, wanita ini terkesiap.Pria itu benar Arkan!"Ibu pulang!" Teriak Abi kegirangan.Anak ini berlari menuju pelukan ibunya. Aluna merunduk dan membalas pelukan Abi. Tapi mata itu tak lepas mena

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 24

    "Kita pindah malam ini.""Pindah? Mau pindah kemana??" Tanya Aluna bingung."Kemana saja! Yang penting kita bisa terbebas dari cengkraman mama!" Jawab Arkan tegas.Aluma tertegun sesaat. Dia masih berdiri di tempatnya karena tak mengerti apa yang terjadi. Tiba-tiba saja

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 23

    Arkan menaruh sendok makan itu sedikit keras ke atas meja hingga membuat dentingan. Ketiga wanita ini terkesiap termasuk Indri yang baru saja mendapatkan kesan pertama."Tante bilang apa barusan?? Istri kedua??" Arkan meminta tantenya ini mengulangi ucapannya."Iya. Istri kedua.

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 21

    ["Gimana hasil periksanya?"] Terdengar suara penasaran dari sebrang sana."Begitulah. Disuruh sabar sama dokternya." Sahut Fiona malas.["Nggak terjadi sesuatu ya sama Aluna?"] Suara itu seperti mengharapkan sesuatu.Fiona menghela nafas mendengar pertanyaan adiknya.

  • Pesan Mesra Untuk Suamiku   Bab 19

    Keahlian Fiona adalah menyindir menantunya. Hal kesukaannya adalah menindas Aluna. Tak heran jika dia berani menghina menantunya sendiri di depan banyak orang.Adel yang merasa situasi menjadi canggung lantas mencairkan suasana kembali dengan mengajaknya makan siang bersama.Set

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status