Selingkuh Dibalas Selingkuh.

Selingkuh Dibalas Selingkuh.

last updateLast Updated : 2026-07-07
By:  DecheUpdated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
6Chapters
9views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Sari dan Yoko sama-sama dikhianati oleh pasangan mereka yang tertangkap basah berselingkuh hingga mengalami kecelakaan tunggal. "Bagaimana kalau kita membalas perbuatan mereka?" tanya Yoko sambil menatap Sari dengan serius. "Bagaimana caranya?" "Kita selingkuh." Sebuah kesepakatan yang awalnya hanya bertujuan membalas pengkhianatan justru menyeret mereka ke dalam hubungan yang tak pernah mereka bayangkan.

View More

Chapter 1

Rumah Sakit

Sari duduk termenung di ruang tunggu rumah sakit. Matanya menatap pintu masuk ruang Instalasi Gawat Darurat. Dua jam yang lalu ia mendapat telepon dari polisi. “Suami Ibu mengalami kecelakaan tunggal di tol Cipali. Kondisinya dalam keadaan kritis. Kami akan membawa suami Ibu ke rumah sakit umum di kota Bandung.”

Dua puluh menit yang lalu mobil ambulans yang membawa Taufik sudah sampai di rumah sakit yang dituju. Namun, Sari belum diperbolehkan melihat keadaan Taufik. Perawat rumah sakit menyuruhnya menunggu di ruang tunggu. Hingga sekarang belum ada perawat yang keluar memanggilnya.

Sari menghela napas panjang lalu menoleh ke samping. Tak jauh dari tempat ia duduk ada seorang laki-laki berpakaian rapih. Wajahnya terlihat gelisah sambil sesekali menghela napas panjang dan mengusap wajahnya dengan kasar.

“Keluarga Nena Kurniasih.” Terdengar suara seorang suster memanggil keluarga pasien.

“Ya.” Laki-laki itu langsung berdiri dari tempat duduk lalu menghampiri suster yang sedang berdiri di depan IGD. Suster itu menyuruh laki-laki itu mengikutinya masuk ke IGD.

Sari kembali menghela napas panjang, kapan ia akan dipanggil perawat? Padahal mobil ambulas yang membawa Taufik datangnya bersamaan dengan ambulans yang membawa keluarga laki-laki itu. Ia dan laki-laki itu sama-sama disuruh menunggu di ruang tunggu IGD. Namun, laki-laki itu lebih dahulu dipanggil oleh perawat.

Sari menundukan kepala lalu memainkan cincin nikah yang melingkar di jari manis. “Keluarga Taufik Solihin.” Terdengar suara perawat memanggil nama suami Sari.

Sari langsung mengangkat wajahnya, “Ya.” Ia bangun dari tempat duduk lalu menghampiri perawat itu. “Ibu ikuti saya.” Perawat itu masuk ke dalam ruang IGD, Sari ikut masuk ke ruang IGD.

Perawat itu membawanya masuk ke sebuah ruangan. Di dalam ruangan itu banyak pasien laki-laki yang terbaring di atas tempat tidur. Perawat itu berhenti di tempat tidur yang paling ujung. Di dekat tempat tidur pasien ada dokter dan polisi yang sedang berbicara.

Perawat mengatakan sesuatu kepada dokter, dokter dan polisi menoleh ke Sari. “Keluarga Pak Taufik?” tanya dokter Idam.

“Iya, Dok. Saya istrinya,” jawab Sari.

“Silahkan, Bu.” Dokter Idam dan polisi yang bernama David memberi Sari ruang agar Sari bisa melihat keadaan Taufik. Sari mendekati tempat tidur. Ia melihat suaminya berbaring di atas tempat tidur dengan tidak sadarkan diri. Ada beberapa luka di wajah dan tubuh suaminya. Di sebelah kanan tempat tidur ada monitor ICU yang memantau kondisi vital suaminya. Sedangkan di tangan kiri ada selang infus yang menempel.

Sari mengusap kepala suaminya dengan lembut. Air matanya menggenang di pelupuk matanya, ia sedih melihat keadaan suaminya. Seminggu yang lalu suaminya pamit hendak pergi dinas luar ke Kuningan. Sebenarnya Sari ingin ikut suaminya, tetapi suaminya melarang. Ia menyuruh Sari menunggu di rumah. Sekarang suaminya pulang dalam keadaan kritis.

Sari mengangkat wajahnya, ia menoleh ke dokter Idam yang sedang berbincang dengan David. “Bagaimana dengan keadaan suami saya, Dok?” tanya Sari dengan suara parau. Ia menahan diri agar tidak menangis meraung-raung di ruangan ini.

“Suami Ibu sedang kedaaan kritis, kami akan melakukan observasi. Suami Ibu akan dirawat di ruang ICU,” jawab dokter Idam.

Tak lama kemudian terdengar suara langkah kaki masuk ke ruangan. Langkah kaki itu berhenti di dekar tempat tidur Taufik. “Bang, suami korban ingin berbicara dengan Abang.”

Sari mengangkat kepala, ia melihat seorang polisi bernama Arifin menghampiri David. Di sebelahnya ada laki-laki yang tadi duduk bersamanya di ruang tunggu IGD. Sari mengacuhkan kedatangan Arifin dan laki-laki itu, perhatiannya kembali ke suaminya. “Pak, saya ingin tahu penyebab kecelakaan yang menimpa istri saya dan siapa yang mengemudikan mobil? Sebab istri saya pergi bersama teman-teman wanitanya bukan bersama dengan laki-laki.” Ucapan laki-laki itu terdengar jelas di telinga Sari.

David menjawab,“Kami sedang menyelidiki, Pak. Kami belum tahu pasti penyebab kecelakaan yang menimpa istri Bapak. Yang jelas ketika kecelakaan terjadi istri Bapak kami ketemukan di dalam mobil Bapak ini.”

“Apakah dia pengemudi mobil yang ditumpangi oleh istri saya?” tanya laki-laki itu. Sari terkejut mendengarnya.

“Iya, Pak,” David.

Sari tambah terkejut mendengar jawaban David. Ia mengangkat wajahnya lalu memandang ke arah David. “Ada apa, Pak?” tanya Sari sambil melirik ke laki-laki itu. Laki-laki itu menoleh ke Sari lalu menarik salah satu  sudut bibirnya, ia seperti sedang mencemooh Sari.

“Nanti Ibu akan kami beritahu setelah penyelidikan kecelakaan ini selesai,” jawab David. Setelah itu laki-laki itu dan Arifin meninggalkan ruangan.

.

.

Beberapa hari kemudian Sari datang ke Polda Jawa Barat. Ia diminta datang untuk mendengarkan keterangan dari polisi mengenai hasil penyelidikan kecelakaan yang menimpa mobil suaminya. Sekarang ia berada di dalam ruangan di gedung direktorat lalu lintas. Di hadapannya sudah ada AKBP David, polisi yang menangani kasus kecelakaan suaminya.

Namun, ketika ia datang David tidak langsung membacakan hasil penyelidikan. “Tunggu sebentar, Bu. Kita masih menunggu keluarga korban yang lain,” ujar David sambil membereskan dokumen yang berada di hadapannya.

Sari mengerut kening lalu menatap wajah David. “Bukankah suami saya mengalami kecelakaan tunggal? Mengapa ada korban yang lain?”

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
6 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status