Share

Tes DNA.

Penulis: Deche
last update Tanggal publikasi: 2026-07-13 19:32:16

Seorang pelayan datang menghampri meja Sari dan Yoko. Ia membawa minuman yang mereka pesan. Pandangan mata Sari teralihkan dari kertas yang dipegangnya tertuju pada minuman dingin yang menyegarkan. Ia merasa haus karena ia belum minum setelah menempuh perjalanan dari rumah. Sari meneguk minuman hingga tiga perempat gelas. Setelah itu ia kembali melanjutkan membaca tes DNA.

Pada bagian terakhir test DNA bertuliskan ‘probabilitas terduga ayah Taufik Solihin sebagai ayah biologis dari anak Farhana
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Selingkuh Dibalas Selingkuh.   Takut Dilihat Orang Lain.

    Sari sengaja memilih warteg karena ia merasa tidak enak kepada Yoko yang sering mengajaknya makan di restoran mahal. Ia tahu Yoko harus mengeluarkan kocek yang banyak setiap kali makan bersamanya.“Iya, nggak apa-apa. Tapi mengapa harus di warteg? Kan masih banyak warung makan lainnya. Bu Sari boleh milih rumah makan yang ingin Bu Sari kunjungi. Bu Sari makan di warteg kalau sedang bersama suami Bu Sari. Tapi kalau Bu Sari sedang bersama saya silahkan pilih rumah makan atau restoran yang Bu Sari inginkan, ” ujar Yoko sambil menyetir mobil.“Pak Yoko belum pernah makan di warteg?” tanya Sari.“Saya pernah makan di warteg kalau saya sedang makan sendiri atau makan bersama teman-teman saya,” jawab Yoko. “Tapi saya tidak pernah membawa perempuan makan di warteg. Kasihan nanti kepanasan dan kena asap rokok, “ lanjut Yoko.Ternyata Yoko suka memperlakukan perempuan dengan spesial. Alangkah bahagianya Nena diperlakukan manis oleh Yoko. Tapi cinta tak pernah memakai logika. Nena lebih suka b

  • Selingkuh Dibalas Selingkuh.   Ricuh

    Yoko dan Sari sama-sama terkejut mendengarkan ucapan ibu mertua Yoko. Ternyata ibu mertua Sari dan mertua Yoko saling mengenal.“Eh, anak kamu yang kegatelan deketin anak saya. Udah tau anak saya udah menikah. Masih aja ngedeketin anak saya!” seru Nur yang nggak mau kalah.“Anak kamu tuh yang sering nyamperin dan ngedeketin anak saya! Padahal anak saya udah punya suami dan anak. Menantu saya orang kaya, nggak kere seperi anakmu!“ seru mertua Yoko.Akhirnya terjadi keributan di lorong rumah sakit. Nur dan mertua Yoko saling menghina satu dengan yang lain. Tatang dan ayah Nena mencoba meleraikan perseturuan kedua wanita itu. Sedangkan Yoko dan Sari cuma diam. Mereka syok setelah mendengar ucapan mereka. Ternyata Taufik dan Nena dulunya adalah sepasang kekasih. Hubungan mereka tidak direstui oleh orang tua mereka.Keributan kedua wanita itu dileraikan oleh satpam. Yoko dan ayah Nena membawa pergi ibu Nena dari tempat itu. “Ayo kita pulang!” Tatang membawa Nur menuju ke tempat parkir mob

  • Selingkuh Dibalas Selingkuh.   Mertua vs Mertua.

    Sari meletakkan telepon seluler di atas nakas. Mungkin Yoko sedang sibuk dengan pekerjaannya atau ia sedang mengasuh Hana. Sari memutuskan untuk mandi terlebih dahulu. Baru saja ia berjalan beberapa langkah, telepon selulernya berdering.Sari mengurungkan niatnya untuk mandi. Ia mengambil telepon seluler di atas nakas. Rupanya Yoko meneleponnya. “Hallo,” sapa Sari.“Hallo, Bu Sari. Tadi Ibu nelepon saya?” tanya Yoko.“Iya, Pak.” Sari pun menceritakan rencana ibu mertuanya.“Nggak apa-apa, Bu Sari. Kita tunggu saja sampai ibu mertua Ibu Sari pulang,” jawab Yoko.“Ya sudah, kalau begitu saya mandi dulu.” Sari hendak mengakhiri percakapannya.“Bu Sari.” Yoko memanggil Sari.“Ya, Pak Yoko?” tanya Sari.“Dandan yang cantik, ya. Dan yang wangi!” kata Yoko.Sari terkejut mendengar perkataan Yoko. Ia tidak tau harus bagaimana menanggapi perkataan Yoko. Kalau suaminya yang mengatakan demikian, pasti hatinya sudah berbunga-bunga.“Hallo, Bu Sari.” Panggilan Yoko menyadarkan lamunannya.“Sudah du

  • Selingkuh Dibalas Selingkuh.   Tes DNA.

    Seorang pelayan datang menghampri meja Sari dan Yoko. Ia membawa minuman yang mereka pesan. Pandangan mata Sari teralihkan dari kertas yang dipegangnya tertuju pada minuman dingin yang menyegarkan. Ia merasa haus karena ia belum minum setelah menempuh perjalanan dari rumah. Sari meneguk minuman hingga tiga perempat gelas. Setelah itu ia kembali melanjutkan membaca tes DNA.Pada bagian terakhir test DNA bertuliskan ‘probabilitas terduga ayah Taufik Solihin sebagai ayah biologis dari anak Farhana Alifa Ardian adalah > 99,99% hasilnya cocok. Oleh karena itu Taufik Solihin terduga ayah tidak dapat disingkirkan dari kemungkinan sebagai ayah biologis anak Farhana Alifa Ardian.’Sari menghela napas panjang, ia sudah menduga kalau Hana adalah anak suaminya. Sari menoleh ke samping. Yoko sedang memijat keningnya, ia pasti syok mengetahui Hana bukan anaknya. “Berapa usia Hana?” tanya Sari.Yoko menoleh ke Sari. “Empat tahu, mau jalan 5 tahun.”“Berarti Hana lahir sebelum saya menikah dengan A T

  • Selingkuh Dibalas Selingkuh.   Mengajak Balas Dendam.

    Sari menatap wajah Yoko dengan mulut terbuka seperti orang bego. Ia tidak percaya orang seperti Yoko hendak balas dendam kepada istrinya sendiri. Padahal istrinya dalam keadaan koma.“Apa maksud Pak Yoko dengan balas dendam?” tanya Sari.“Saya ingin membuat mereka kapok. Jika mereka sadar nanti, mereka menyesal karena sudah selingkuh,” jawab Yoko dengan tegas.Sari merasa Yoko sedang tidak main-main. “Apa Pak Yoko mau mencabut alat bantu yang menempel pada Bu Nena?” tanya Sari dengan pelan-pelan.“Bukan!” jawab Yoko. “Kalau dengan cara seperti itu nanti saya dipenjara.”“Lantas, dengan cara apa, dong?” Sari penasaran dengan rencana balas dendam Yoko.“Kita balas mereka dengan selingkuh juga,” jawab Yoko.Sari terkejut mendengar ucapan Yoko. “Saya tidak mau. Pak Yoko saja yang selingkung dengan perempuan lain!” seru Sari. “Saya masih mencintai suami saya.”“Loh, kok, saya harus selingkuh dengan orang lain? Ibu kan istri Pak Taufik. Jadi mestinya saya selingkuh dengan Bu Sari,” ujar Yoko

  • Selingkuh Dibalas Selingkuh.   Yoko Marah.

    Yoko menghela napas panjang lalu memegang keningnya. Kepalanya terasa sakit mendengar perkataan Sari. “Maafkan saya, Pak. Saya hanya menyampaikan saja,” ucap Sari lalu ia menyelempangkan tali tas ke bahunya kemudian ia berdiri. “Sudah magrib, saya pamit pulang dulu. Terima kasih atas hidangannya yang lezat.”Yoko mengangkat wajahnya. “Saya antar Ibu kembali ke rumah sakit.” Yoko bangun dari tempat duduk lalu ia berjalan menuju ke kasir. Sari mengikuti Yoko.Setelah membayar makanan, mereka pun berjalan menuju ke mobil. Yoko membuka kunci mobil dengan remote, tetapi Sari tidak masuk ke mobil. “Pak, biar saya naik ojek ke rumah sakit,” kata Sari sekali lagi.“Saya sudah janji akan mengantar Ibu kembali ke rumah sakit.” Yoko pun masuk ke mobil. Terpaksa Sari masuk ke dalam mobil.Selama di perjalanan Yoko diam, ia fokus menyetir mobil. Sari merasa tidak enak kepada Yoko. Ia pun memutuskan untuk melihat ke samping mobil daripada melihat Yoko yang sedang marah...Pada suatu malam ketika

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status