LOGINSeseorang memotret Elang saat menggendong Sabrina setelah berhasil menaklukkan dua penjahat yang hendak berbuat kurang ajar pada Sabrina. Foto itu tersebar luas di tempat tinggal Sabrina, yang membuat Elang harus mempertanggung jawabkan foto tersebut dengan menikahi Sabrina. Elang di fitnah. Sayangnya, sebuah kejadian di masa lalu membuat Rahardjo —orangtua Elang— menyetujui pernikahan itu. Sabrina merasa diatas angin, akan tetapi kabar memalukan itu membuat ibunya mengalami serangan jantung dan meninggal dunia. Bagaimana Sabrina akan melanjutkan hidupnya tanpa orang tua dan hanya ada Elang yang menikahinya atas dasar terpaksa? Sayangnya, Sabrina bukan menjadi satu-satunya istri Elang.
View MoreBab 70Hari-hari baru telah dilalui oleh Sabrina dan Elang di rumahnya yang sebelumnya ia tempati. Kehidupan baru dengan status baru, yaitu sebagai satu-satunya istri dari Elang Hastanta.Pernikahan mereka baru saja di sahkan setelah satu bulan kepergian Kayla. Hal itu membuat Sabrina merasa lega sebab statusnya telah sah dimata hukum. "Terima kasih atas hadiah ini, Mas," ucap Sabrina setelah kembali ke rumah. Buku nikah telah ia dapatkan ditangan. Ia bukan lagi menjadi wanita simpanan, melainkan sebagai satu-satunya istri sah yang dimiliki Elang.Bibir Elang mengulum senyuman. Ia mengusap pipi Sabrina menggunakan ibu jarinya dengan halus dan lembut."Sama-sama, Sayang. Tidak ada lagi alasan untukku tidak menjadikanmu sebagai satu-satunya istri sah. Mas janji akan selalu menjaga diri agar tidak lagi melakukan kecerobohan yang menyebabkan hidup Mas jadi berantakan seperti kemarin. Mas juga janji akan membahagiakan kamu dan anak kita nanti," ucap Elang sambil mengusap perut Sabrina yan
Bab 69Elang menuntun Sabrina berjalan di jalan setapak di antara makam yang berjajar. Dadanya kebak akan rasa haru atas apa yang sudah terjadi. "Hati-hati, Sayang," ujar Elang saat Sabrina berusaha menghindari makam yang ada di samping jalanan.Tangan Sabrina menggenggam erat lengan Elang yang ada di sampingnya. Kondisinya yang baru saja pulih membuat badannya masih terasa lemas dan sesekali harus menyandarkan badannya agar tidak roboh. Seharusnya Sabrina banyak beristirahat, tapi rasa bersalahnya tak lagi dapat menahan langkah kakinya untuk berjumpa dengan Kayla sekalipun sudah berbeda alam."Ini makamnya," ucap Elang seraya menunjuk satu makam yang masih tinggi gundukannya. Kembang setaman yang ditaburkan kemarin masih banyak berjajar di atas makam itu. Bahkan aromanya sesekali masih terhirup oleh hidung Sabrina juga Elang.Sabrina menatap makam itu dengan hawa panas yang mulai merambat ke sekujur tubuhnya. Kepergian Kayla setelah apa yang dilakukannya pada Sabrina membuat Sabrina
Bab 68Elang berjalan dengan langkah tergesa menuju ruang ICU, tempat di mana Kayla sedang dirawat. Matanya hanya fokus pada jalanan di depannya agar bisa lekas sampai di ruangan tersebut. Pikirannya sudah lebih tenang sebab Sabrina sudah ditemukan.Beberapa kali ponselnya berdering dari sang mama, bertanya di mana posisinya sekarang. Dan itu membuat Elang makin cemas dengan kondisi Kayla.Biasanya, Bu Laras dan Pak Rahardjo cukup bisa diandalkan dalam hal apapun. Tapi dering ponsel yang terus berbunyi itu membuat Elang merasa bahwa orang tuanya tak bisa mengatasi keadaan itu dan mengharuskannya berada di sisi Kayla secara langsung.Elang pun makin mempercepat langkahnya."El," sapa Bu Laras kala matanya melihat Elang mendekatinya. Tangannya terangkat untuk memeluk sang putra. Ketika berada dalam rengkuhan putranya, air mata Bu Laras tumpah seketika."Kayla, El. Kondisinya mengkhawatirkan," ucap Bu Laras dalam isakan. Ia begitu cemas melihat busa yang keluar dari mulut Kayla secara la
Bab 67"Mas tolong aku," racau Sabrina lagi. Matanya memandang sang suami dengan tatapan mengiba. Bayangan laki-laki semalam yang memaksanya masuk ke dalam mobil kembali terbayang dalam ingatan. Wajah mengerikan lelaki itu, membuat Sabrina terus meracau karena rasa takut.Elang makin merasa bersalah melihat Sabrina yang tampak trauma. Ia menggenggam erat tangan Sabrina untuk menyalurkan rasa tenang dan nyaman. "Tenanglah, ada Mas di sini." Elang mengusap punggung tangan Sabrina dengan ibu jarinya. Elang mendekatkan wajahnya ke dahi Sabrina, lalu menciumnya dengan penuh kelembutan. Ia cemas bercampur lega bisa melihat Sabrina ada di dekatnya. Meskipun kondisinya mengkhawatirkan tapi Elang merasa bahagia bisa berjumpa kembali dengan istri yang sudah lama meninggalkan dirinya tanpa pamit.Sabrina mengerjapkan matanya. Ia menatap Elang beberapa saat, kemudian menghentakkan tangan Elang yang sejak tadi menggenggam tangannya."Pergi kamu, Mas! Pergi dari sini! Aku benci kamu!" desis Sabr
Bab 52"Kemana lagi ini?" tanya Elang usai ia menutup panggilan dari istrinya. Matanya kembali menatap sang istri yang sedang melihat pemandangan luar dari balik jendela."Pulang saja. Aku ngantuk." Sabrina menjawab tanpa menoleh. Ia enggan membalas tatapan suaminya sebab rasa dongkol masih mendominas
Bab 51"Aku hanya dekat sebagai teman, apa salah? Lagi pula kita punya sejarah yang indah." Devan menyahuti ucapan Sabrina, tanpa berpikir bahwa di sampingnya ada sang suami yang harus dihargai keberadaannya."Tolong hargai aku, Mas. Aku sudah menikah, jangan lagi membahas masa lalu, apalagi memintaku
Bab 47Seorang dokter memeriksa perut Kayla dengan menggunakan alat. Sebuah layar datar menempel di dinding menampakkan isi perut Kayla yang sejak kemarin terasa nyeri. Dokter Gina tercengang melihat layar itu. Tampak sebuah bulatan kecil di dalam layar yang sejak tadi diperhatikan oleh beliau."Giman
Bab 43"Makasih ya, Sayang. Mas lega dengarnya," balas Elang. Ia meraih badan Sabrina ke dalam pelukannya lagi. Bibirnya tak henti mengulum senyum seiring dengan hatinya yang dipenuhi kelegaan."Sama-sama. Mas kok tumben datang ngga kasih kabar?" Sabrina mulai menyadari kedatangan Elang yang tiba-tiba






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore