LOGIN"Kadang, musuh paling berbahaya bukan mereka yang memegang senjata, melainkan memori yang menolak untuk mati." Kelly mengira suaranya adalah satu-satunya hal yang ia miliki untuk menjaga kewarasannya di tengah trauma masa lalu yang kelam. Namun, ketika Elias Costra kembali ke hidupnya, keheningan yang selama ini ia bangun runtuh seketika. Elias bukan lagi anak laki-laki yang memberinya koin perak di tengah kobaran api sepuluh tahun lalu. Ia kini adalah "Sang Viper"—pria dingin, predator puncak di Veridia, yang mengendalikan maut dengan satu jentikan jari. Pria itu mengklaim Kelly sebagai miliknya, melindunginya dengan cara yang begitu posesif hingga batas antara perlindungan dan obsesi menjadi kabur. Di bawah bayang-bayang organisasi rahasia dan desingan peluru di Siberia, Kelly harus berhadapan dengan kenyataan pahit: Apakah Elias adalah penyelamat yang selama ini ia tunggu, atau justru dialah alasan di balik semua api yang pernah menghancurkan hidupnya? Dalam dunia di mana cinta terasa sama mematikannya dengan pengkhianatan, Kelly harus memutuskan—apakah ia akan tetap menjadi burung yang berlindung di balik sayap sang predator, atau menjadi api yang membakar habis seluruh rahasia sang Viper? Hanya ada satu tempat untuk berlabuh, namun dermaga itu berlumuran darah.
View MoreAsap hitam masih membumbung tinggi dari tebing yang runtuh, menandai makam bagi Laboratorium Bayangan dan—bagi siapa pun yang melihatnya—makam bagi Elias Costra. Leo berdiri di tepi tebing, debu putih menutupi pakaian taktisnya yang kini compang-camping. Di dadanya, kalung memori pemberian ayahnya terasa panas, seolah-olah masih menyimpan sisa kehangatan dari tangan Elias.Suara baling-baling helikopter stealth "Valkyrie" milik Kelly membelah kesunyian pasca-ledakan. Helikopter itu mendarat di dataran landai hanya beberapa meter dari Leo. Kelly melompat keluar bahkan sebelum tangga pijakannya turun sempurna.Pertemuan dalam DukaKelly berlari ke arah Leo, memeluk putranya dengan kekuatan yang nyaris meremukkan tulang. Bau mesiu dan asap dari pakaian Leo menusuk indra penciumannya, namun bau itulah yang membuktikan bahwa putranya masih bernapas."Di mana dia, Leo?" suara Kelly pecah, matanya menatap liar ke arah reruntuhan yang masih membara. "Di mana ayahmu
Lantai beton di bawah kaki mereka bergetar hebat. Di atas sana, rudal kedua Kaze kemungkinan besar telah meratakan vila utama, namun di ruang bawah tanah ini, ancaman yang lebih nyata sedang menggedor pintu baja Victoria yang tadi dibuka Leo. Suara dentuman itu bukan lagi sekadar hantaman; itu adalah suara mesin pemotong hidrolik yang mulai merobek zirah pintu tersebut.Bau kertas tua di Laboratorium Bayangan Jonathan Sterling kini bercampur dengan bau panas dari sirkuit yang terbakar dan uap dingin dari pipa nitrogen yang bocor akibat guncangan.Elias Costra menatap sekeliling ruangan. Hanya ada satu jalan keluar: sebuah lubang ventilasi sempit yang menuju ke tebing laut. Terlalu kecil untuknya, tapi cukup untuk seorang anak kecil."Leo, dengarkan Ayah," suara Elias mendadak tenang, ketenangan yang biasanya ia miliki tepat sebelum ia menghabisi nyawa seseorang. Ia berlutut di depan putranya, meletakkan tangan besarnya di bahu kecil Leo.Warisan Sang Ayah
Suara desingan rudal yang membelah atmosfer terdengar seperti jeritan iblis yang lapar. Di dalam lorong bawah tanah yang lembap di bawah perpustakaan vila, getaran hebat meruntuhkan langit-langit beton, mengirimkan debu putih yang menyesakkan ke udara. Elias berlari dengan napas yang terbakar, mendekap Leo di dada kirinya sementara tangan kanannya masih menggenggam senjata yang panas."Sedikit lagi, Leo! Bertahanlah!" teriak Elias.Mereka tiba di ujung terowongan, di depan sebuah pintu baja kuno bergaya Victoria yang tampak janggal di tengah teknologi canggih Galapagos. Pintu ini adalah warisan dari pemilik pulau sebelumnya—seorang kartografer yang terobsesi dengan teka-teki. Namun, mekanisme penguncinya telah terhubung dengan sistem digital Kelly sebagai jalur pelarian terakhir.Sialnya, hantaman rudal pertama di permukaan telah menciptakan lonjakan elektromagnetik (EMP) yang membakar sirkuit elektronik pintu tersebut. Pintu itu mati total. Di belakang mereka,
Fajar di Galapagos tidak pernah terasa segetir ini. Cahaya jingga yang biasanya membelai permukaan laut dengan lembut, kini tertutup oleh kabut tebal berwarna hijau pucat yang merayap naik dari garis pantai. Itu bukan kabut alami. Itu adalah Aero-Soporific Compound V-9, gas bius saraf tingkat militer yang dirancang untuk melumpuhkan sistem saraf pusat dalam hitungan detik tanpa merusak materi genetik subjek. Bau gas itu manis, hampir seperti aroma melati yang membusuk, sebuah kontras yang memuakkan dengan aroma mesiu yang mulai meledak di kejauhan. "Kelly! Pasang masker filtrasi oksigenmu sekarang!" raung Elias melalui radio internal. Di tengah kekacauan itu, Elias Costra berlari menembus koridor vila yang berguncang. Di tangannya, ia memegang SCAR-H dengan magasin berisi peluru penembus zirah. Setiap langkahnya adalah perpaduan antara kemarahan seorang ayah dan ketenangan seorang pembunuh bayaran tingkat dunia. Badai di Langit
Pertempuran di Puncak Maut Elias melihat pergerakan di bawah. Dua bayangan hitam meluncur cepat di atas salju menggunakan snowmobile elektrik yang kedap suara. Itu adalah tim pendahulu Obsidian. "Tetap di sini. Jangan bersuara," perintah Elias. Ia merayap ke tepi tebing, memposisikan senap
Keheningan yang mencekam menyelimuti koridor bunker medis Sektor Omega. Tangisan Leo yang baru lahir masih menggema, sebuah frekuensi kehidupan murni yang terasa ganjil di tengah altar baja dan beton ini. Liam, Sang Arsitek Besi, berdiri mematung di ambang pintu yang hancur. Sensor termal di mata
Waktu seolah melambat di dalam bunker medis Sektor Omega. Di luar, suara ledakan dan desisan nitrogen yang membeku menciptakan simfoni kematian, namun di dalam ruangan steril ini, sebuah pertempuran yang jauh lebih purba sedang mencapai puncaknya. Bau antiseptik yang tajam, aroma logam dari
Kegelapan yang menyergap aula utama Veridia bukan sekadar padamnya arus listrik; itu adalah keheningan yang mematikan, jenis kegelapan yang terasa berat dan berbau ozon terbakar. Di pusat kendali yang kini hanya diterangi oleh pendar merah lampu darurat, Kelly Sterling merasakan dunianya se












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews