Share

17

Author: Meylen
last update Petsa ng paglalathala: 2026-04-08 12:32:14

Pagi ini Lev sudah bersiap untuk bekerja, dia mengenakan kemeja biru navy dengan celana hitam yang membalut tubuh atletisnya. Ketika Lev hendak turun ke lantai satu, dia melihat kepala pelayan baru saja keluar dari kamarnya

"Rose" panggil Lev

Rose terkejut saat melihat Lev berjalan dari arah kamar mendiang orang tuannya "Saya baru mencari anda untuk sarapan, tapi kenapa anda keluar dari kamar itu tuan muda?"

"Aku tidak nyaman tidur di kamarku"

"Apa ada masalah tuan muda?"

"Rose, aku i
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Wanita Milik Sang Pewaris   108

    "Apah?! Lev sudah kembali?" ucap Matvei terkejut Jerry mengangguk kecil "Itu laporan yang saya terima, tuan" Matvei merasa heran, bukankah mereka akan kembali akhir pekan nanti? "Tetap pada rencana, Jerry.. persiapkan saja semuanya" "Baik tuan" ucap Jerry menunduk hormat Matvei sudah merencanakan untuk membuat jamuan makan bersama dengan seluruh keluarga besar Stainslav, bahkan keluarga Yaroslav dan Vasiliev pun turut dalam undangan tersebut. Di bandara, pesawat pribadi Lev sudah mendarat. Lev dan Evgenia berjalan keluar dari bandara dan sebuah mobil hitam sudah siap membawa mereka kembali. "Bolehkah aku kembali bekerja besok?" tanya Evgenia Lev menatapnya "Kau sudah ingin bekerja kembali?" Evgenia mengangguk. "Baiklah. Mulai sekarang kita akan berangkat bersama" "Eh?" "Ada masalah dengan itu?" Lev mengerutkan dahinya "Tidak. Hanya saja kau datang ke kantor lebih siang, aku tidak ingin dianggap memanfaatkan keadaan" Lev menarik sudut bibirnya "Siapa

  • Wanita Milik Sang Pewaris   107

    "Apa aku bisa mendapatkan informasi dimana kamar Lev Stainslav berada?" "Maaf tuan, ada keperluan apa anda ingin mengetahuinya?" "Aku sepupunya, aku hanya ingin berkunjung" Seorang resepsionis wanita memandang temannya untuk meminta pendapat, namun sebelum resepsionis itu memberikan jawaban, sebuah suara menginterupsi keduanya. "Ada keperluan apa kau mencari tau kamarku?" Mark menoleh dan melihat Lev yang baru saja keluar dari lift. Mark berjalan mendekatinya "Aku hanya ingin melihat kondisi Jeni" "Dia hanya sepupu iparmu, kenapa kau begitu peduli padanya?" Mark mengepalkan tangannya "Kau sudah menyakitinya" "Dia istriku dan sudah menjadi urusanku" "Kau-!" "Dan ingat satu hal, Mark. Kau sudah memiliki istri dan calon anak, jadi tidak perlu merepotkan dirimu untuk mengurusi rumah tangga orang lain" ucap Lev lalu berjalan menjauh Mark mengepalkan tangannya dengan keras. Lev keluar dari hotel dan melihat Feliks sudah berdiri di dekat mobil hitam. "Dimana J

  • Wanita Milik Sang Pewaris   106

    Evgenia terbangun dan merasakan matanya berat akibat menangis semalaman. Evgenia tidak melihat Lev dimanapun, dan ranjang sebelahnya pun terasa dingin, seolah menggambarkan tidak pernah tersentuh oleh siapapun. Evgenia turun dari ranjang dan pergi ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya. Begitu selesai, Evgenia mengambil ponselnya yang ada di atas nakas, dan tidak ada satupun panggilan atau pesan yang dari Lev. Evgenia menggambil sebuah outer panjang untuk menutupi pakaiannya, setelah itu keluar dari kamar untuk menghirup udara segar. Ketika Evgenia tengah menikmati pemandangan di sekitar hotel, tanpa sengaja dia bertemu dengan Mark yang baru saja kembali setelah berolahraga. "Pagi Jeni" "Pagi Mark" Terlihat keringat yang masih mengucur dari keningnya dan nafas pria itu yang naik turun setelah berlari. "Apa kau sedang berjalan-jalan?" "Ya. Seperti yang kau lihat" "Dimana Lev?" "Sepertinya ada hal penting yang harus dia lakukan pagi-pagi sekali" bohong Evge

  • Wanita Milik Sang Pewaris   105

    Evgenia berjalan cepat menuju kamarnya, Lev berusaha menarik tangannya dan dihempaskan begitu saja oleh wanita itu. "Apa kau puas sekarang?!" "Apa maksudmu?" "Kenapa kau membiarkan Mitya menyentuhmu di depan semua orang di pesta itu?!" "Kami hanya berdansa. Apa yang kau permasalahan?" Evgenia menggeleng tidak percaya dengan apa yang di dengarnya. "Kau melarangku dekat dengan pria lain. Tapi kau sendiri justru membiarkan dirimu di sentuh oleh Mitya. Apa kau sengaja mempermalukan ku di depan banyak orang?!" Evgenia tidak habis pikir dengan sikap Lev, meskipun tidak banyak orang disana yang mengetahui statusnya yang sudah menjadi nyonya muda Stainslav, tapi dengan melihat Lev dekat dengan wanita lain, bukankah itu cukup mempermalukan dirinya yang dimana orang-orang mengetahui jika dia adalah wanita yang dibawa oleh Lev ke pesta. "Jangan berlebihan Eve. Kami tidak memiliki hubungan apapun" "Kalau begitu, aku pun bisa berkata hal yang sama tentang Mark" Mata Lev melo

  • Wanita Milik Sang Pewaris   104

    Lev melepaskan tangan Evgenia dari cengkramannya begitu masuk ke dalam kamar. "Apa yang kau lakukan Lev?!" ucap Evgenia tidak suka "Seharusnya aku yang bertanya seperti itu padamu. Apa kau bersenang-senang dengan sepupu iparmu?" "Apa maksud mu?!" "Apa kau lebih suka bersama pria lain, dibandingkan menunggu suamimu kembali?!" "Aku tidak sengaja bertemu dengan Mark. Aku juga tidak tau jika dia berada di tempat ini. Lagipula kami hanya makan kue, bukan melakukan hal lain" "Bagiku itu sama saja. Kau tetap pergi dengan pria lain" "Tapi kami sudah menjadi keluarga" "Itu hanya pemikiran mu tapi tidak untukku" Lev lalu pergi meninggalkan kamar. Nafas Evgenia memburu akibat pertengkaran itu. Dia tidak habis pikir dengan Lev, kenapa dia begitu mempermasalahkan kedekatannya dengan Mark, padahal mereka sudah tidak memiliki hubungan apapun lagi. Terlebih saat ini dia dan Mark sudah memiliki pasangan masing-masing. Malam harinya, Evgenia sudah membersihkan diri dan bersi

  • Wanita Milik Sang Pewaris   103

    "Kau bisa beristirahat di kamar sebelum pesta nanti malam" ucap Lev begitu mereka sampai di hotel tempat mereka menginap "Kemana kau akan pergi?" "Aku akan mengunjungi beberapa cabang perusahaan di kota ini, mungkin akan memakan waktu cukup lama, jadi tidak perlu menungguku" "Apa kau tidak ingin aku menemanimu?" "Itu akan membuatmu kelelahan" Evgenia terdiam Lev maju selangkah "Ingat kau harus menjaga dirimu agar bisa secepatnya memberi penerus untuk kakek" bisik Lev di dekat telinganya Evgenia seketika merona Lev menarik sudut bibirnya melihat itu, dia mencium pipinya sekilas, lalu berbalik dan masuk ke dalam mobil. Evgenia memegang pipinya, rona merah masih menjalar di wajahnya. Setelah mobil Lev menjauh, Evgenia masuk ke dalam hotel yang disiapkan Avraam untuk menjamu mereka selama di kota itu. Sebelum pergi, Lev sudah memberikan kunci kamar mereka. Ketika pintu lift hendak tertutup, Evgenia mengernyitkan dahinya saat melihat sosok orang yang cukup dikenalny

  • Wanita Milik Sang Pewaris   5

    Saat mengetahui Evgenia menjalin hubungan dengan Mark Yaroslav, itu menjadi angin segar bagi Igor dan Ivan. Meskipun Mark bukanlah keturunan asli dari keluarga Stainslav, tapi mereka yakin jika Matvei Stanislav pasti memberikan sebagian hartanya untuk cucu angkatnya itu. Tapi karena kegagalan pertu

  • Wanita Milik Sang Pewaris   4

    Di tengah kesedihan dan kekecewaan Evgenia karena dikhianati oleh tunangannya, tiba-tiba sebuah suara mendekatinya "Sepertinya kalian sama-sama saling mengkhianati malam itu" Tubuh Evgenia seketika menegang mendengar suara itu, dia mencoba menghapus air matanya dan menatap tidak suka pada Lev.

  • Wanita Milik Sang Pewaris   3

    Di dalam ballroom hanya tinggal Mark, Evgenia, dan Victoria. Tidak jauh dari ketiganya, Lev berdiri sambil meminum segelas sampanye, entah mengapa pria itu masih bertahan disana. Mark tidak bisa berkata apa-apa, keputusan sang kakek adalah mutlak dan harus dilakukan, tapi dia masih tidak percaya

  • Wanita Milik Sang Pewaris   2

    Dua minggu setelah kejadian naas itu terjadi. Di ballroom sebuah hotel mewah di Moskow, terlihat pemandangan indah yang menghiasi seluruh ruangan, begitu juga musik klasik yang mengalun merdu menambah suasana hangat di dalamnya. Namun tidak lama senyum kebahagiaan Evgenia luntur ketika matanya menan

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status