“Masih belum keluar ASI-nya? Anak teman saya hampir semuanya sudah keluar ASI sejak persalinan, jadi bayinya bisa langsung menyusu. Apalagi kolostrum yang warna kuning itu, kan banyak protein dan vitaminnya,” ujar Riani. Dada Serayu terasa sesak mendengarnya. Jay Wijaya segera mengangkat telunjuk ke bibir, memberi isyarat agar istrinya berhenti. Suara Riani memang tidak keras, tetapi bisikan itu tetap sampai ke telinga Serayu. “Padahal dua-duanya dokter, tapi kurang aware soal beginian,” tambah Riani. “Abra di dalam? Coba minta beli suplemen—” “Ma,” panggil Abra, membuat Riani menoleh ke arah pintu. “Nah, ini anaknya.” Riani meraih tangan kanan Abra. Lelaki itu refleks menahan nyeri. Bukan hanya Riani, Serayu sebelumnya juga sempat menyentuh bagian yang sama dan memunculkan rasa sakit yang berusaha ia sembunyikan. Jay Wijaya menangkap reaksi itu. Ia sudah mengetahui apa yang terjadi pada putranya. Melihat itu, Jay menarik tangan sang istri dengan lembut. “Sudah... sudah. Mau a
Mehr lesen