“Mau pada ngapain di sini?” tanya Kylar pada kedua wanita itu. Sambil berbicara, dia memberi isyarat kecil kepada manajer restoran agar pergi. Pria itu langsung berdiri dan menghilang.“Mau main bola, Ky,” kelakar perempuan bergaun hitam. Lalu dia menunjuk meja di belakang mereka dengan dagunya. “Ya makan lah. Sambil berharap mudah-mudahan ketemu owner, biar makannya gratis.”Kylar mengangkat alis tipis. “Aku aja bayar.”“Yaelah, garing banget jawabannya,” sahut perempuan itu sambil memutar mata.“Nggak mau dikenalin nih?” Di sampingnya, perempuan bergaun merah sejak tadi sudah memperhatikan Ryn dengan rasa penasaran yang tidak disembunyikan sama sekali. Tatapannya naik turun beberapa kali, jelas sedang menilai.Kylar akhirnya berdiri dari kursinya, membuat Ryn ikut berdiri secara refleks.“Kenalin,” kata Kylar sambil menunjuk perempuan bergaun hitam. “Ini Avanira.”Lalu Kylar menunjuk perempuan bergaun merah di sebelahnya. “Dan ini Lily.”Kylar melanjutkan dengan nada yang sama datarn
더 보기