“Kamu itu cuma saya anggap sekretaris saya,” tegas Kylar kemudian.Penolakan itu terasa semakin menyakitkan, membuat Dara langsung menunduk cepat.Namun entah karena rasa malunya sudah kepalang besar, atau karena obsesinya memang terlalu dalam, wanita itu akhirnya memberanikan diri bicara lagi.“Apa yang buat saya beda sama Ryn?”Kylar mengernyit tipis. Sedangkan Naufal yang duduk di samping mulai merasa suasana makin tidak nyaman.Namun Dara tetap melanjutkan dengan napas gemetar.“Saya rasa saya lebih cantik dari dia.” Air mata Dara jatuh lagi pelan. “Bahkan waktu kuliah dulu … dia tidak ada apa-apanya dibanding saya.”Dan detik berikutnya, Kylar langsung terkekeh kecil, pendek, nyaris seperti refleks.“Percaya diri sekali kamu,” komentar Kylar.Wajah Dara langsung membeku.“Cantik menurut siapa?” lanjut Kylar santai sambil menyandarkan tubuh ke sofa lagi. “Menurut saya istri saya paling cantik sedunia.”Dan sialnya, cara Kylar mengucapkannya terdengar terlalu tulus.Bukan gombalan k
더 보기