Luna keluar dari kamar mandi dalam balutan linger!e merah yang mengikuti lekuk tubuhnya, lalu menghampiri Nathan yang sedang membaca di atas ranjang. Tanpa banyak bicara, ia mengambil buku dari tangan suaminya lalu meletakkannya di meja samping tempat tidur. Nathan menautkan alisnya, sementara Luna langsung duduk dipangkuan Nathan sambil memeluk lehernya."Sudah siap untuk malam pertama?" tanya Nathan sambil membelai pipi Luna."Lebih dari siap," balas Luna, jari-jarinya bermain disekitar mata kanan Nathan.Nathan tersenyum tipis mendengar jawaban Luna, dia meraih tangan wanitanya dan mengecup punggung jemarinya dengan lembut. Tatapan mereka bertemu, dipenuhi kebahagiaan yang sulit disembunyikan."Nathan , rasanya aku masih tidak percaya kita sudah menikah," bisik Luna tanpa melepaskan pandangannya."Aku juga," jawab Nathan. "Tapi percayalah ini nyata.""Kamu manis sekali," Luna memegang pipi Nathan lalu mencium singkat bibirnya.Begitu Luna menjauhkan wajahnya, Nathan segara mengambi
Baca selengkapnya