Adrian mengetuk pintu dua kali sebelum melangkah masuk. Desain interior ruangan itu mencerminkan kepribadian pemiliknya secara sempurna: minimalis, dingin, dan kaku. Dua baris rak buku besar menjulang hingga ke langit-langit, dipenuhi oleh literatur tebal tentang hukum korporasi, analisis makroekonomi, dan manajemen risiko. Hebatnya, tidak ada satu pun buku yang miring; semuanya berbaris tegak, dikategorikan berdasarkan warna sampul dan urutan abjad yang presisi. Di atas meja kerja marmer yang luas, beberapa pulpen diletakkan sejajar dengan sudut penggaris. Tidak ada setitik debu pun yang diizinkan singgah di sana. Alana adalah definisi hidup dari seorang perfeksionis yang menderita kecemasan akan ketidaksempurnaan. Saat ini, wanita itu sedang duduk tegak di balik meja kebesarannya. Alana tidak mengenakan blazer formalnya lagi, melainkan kemeja sutra putih yang kancing teratasnya dibiarkan terbuka, menampilkan leher jenjangnya yang indah. Jemarinya dengan ritme konstan mengetuk-
Read more