"Saya hanya kurang tidur karena harus memproses peta jaringan distrik ini semalaman, nona CEO. Menguap adalah reaksi biologis yang lurus, bukan tanda saya sedang kehilangan fokus," kilah Adrian, wajahnya kembali tenang dan datar, menetralisir sisa rasa canggung akibat ketahuan mengintip lewat cermin kabin tadi. Alana menarik pandangannya dari laptop dengan gerakan ketus, sepasang matanya memancarkan penilaian yang sangat tajam dan dingin. "Pria manipulatif yang berlindung di balik pembenaran biologis. Adrian, dari seluruh elemen pria taktis yang pernah direkomendasikan kepada keluarga saya, kamu adalah spesimen yang paling membingungkan. Kamu serakah terhadap nominal kontrak, bermulut tajam, namun di saat yang sama, kamu menolak membuang kotak instrumen berkarat yang hampir membuat pos keamanan rumah saya melakukan siaga satu kemarin sore." Adrian mengulas senyum tipis, tangan kanannya dengan tenang memutar kemudi Lexus LX 570 memutari ramp spiral menuju area parkir bawah tanah
Read more