Mendengar Rose memutuskan kalau Shin yang menyopir, Leon menukas, “Kenapa dia? Kan, aku yang membawa mobil ini dari awal!” “Yah, kita butuh sopir yang sangat cepat. Demi menghindari Riders yang telah bergerak mencari kita,” kata Rose enteng, sedikit mengedikkan bahu, “orang barbar seperti Riders pasti bisa menyopir dalam kecepatan paling kencang, kan?” Mendapati Rose beralih menatapnya, Shin pun mendengus. “Aku memang biasa membawa motor dengan cepat. Tapi tidak dengan mobil. Riders sangat jarang naik mobil, tahu.” “Tapi bisa menyetirnya, kan?” tanya Rose, menatap Shin lamat-lamat. Shin menelan ludah, tak bisa mengelak apa pun dari Rose. Dia tak terbiasa ditatap seorang wanita begitu lama, karenanya hanya bisa memalingkan muka dan menjawab lirih, “Ya ... bisa.” Leon memekik kecil tatkala Rose menyikut perutnya, lalu menyuruhnya menyerahkan kunci mobil pada Shin. Dengan berat hati, Leon memberikan kunci mobilnya. “Kamu yang duduk di sebelah Shin. Jadilah navigatornya.
Baca selengkapnya