Melihat melepas dasi miliknya, Kiran menjadi panik. "Raka, ka-kau ... mau apa?" tanya Kiran dengan wajah pucat. "Memberi hukuman pada istri yang tidak patuh," jawabnya, kemudian mengikat tangan Kiran menggunakan dasi miliknya. Setelah selesai mengikat, Raka berdiri tegak, lalu menatap Kiran dengan ekspresi datar. "Tetap di sini. Jangan berani keluar dari kamar, apalagi pergi dari rumah ini. Jika tidak, aku akan menghukummu nanti malam." Melihat Raka berbalik, Kiran menjadi panik. "Raka, tunggu! Kamu mau ke mana? Lepaskan aku dulu," seru Kiran marah. Raka tidak menjawab dan terus berjalan menuju pintu, lalu menutupnya. Kiran yang mendengar suara kunci yang diputar, seketika menjadi panik. "Raka, kenapa kamu menguncinya? Kamu mau mengurungku?" Tidak terdengar apa-apa dari luar, meski Kiran sudah berteriak berkali-kali. Kesal karena tidak ditanggapi oleh Raka, Kiran pun mengumpat pria itu dengan suara lantang, berharap Raka mendengarnya dan kembali lagi ke kamar. Namun, nyata
Read more