"Apa, Sayang? Pengen lagi?"Rekha bertanya dengan nada menggoda, mengecup lembut pundak Naya yang putih mulus."Eummmhh...."Naya hanya menjawab dengan gumaman tak jelas, yahh membuat Rekha tertawa seakan-akan apa pun yang dilakukan Naya, adalah hal yang menyenangkan baginya, hal itu membuat Naya menjadi rileks dan tenang."Mas Rekha tau nggak, mas Dewa... dia nggak pernah perlakukan aku kayak gini," gumam Naya tiba-tiba, dengan ekspresi yang berubah sendu."Hey, ingat syarat yang aku berikan tadi? Selama sama aku, nggak boleh cemberut," ucap Rekha, yang memegang ujung dagu Naya dan membuat wanita itu menatapnya.Naya berusaha tersenyum tapi matanya berkaca-kaca, " a-aku serius, mas Dewa nggak pernah bersikap lembut sama aku."Rekha tersenyum, mencubit lembut pipi Naya, " Berarti sama aku, kamu akan mendapatkan semua kelembutan itu, Naya. Jangan khawatir."Rekha tak mengucapkan banyak janji muluk-muluk, tapi mendengar itu saja, Naya suda tersenyum."Nah, karena Naya-ku sekarang sudah
Terakhir Diperbarui : 2026-07-11 Baca selengkapnya