Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dosenku, Musuhku, Suamiku

Dosenku, Musuhku, Suamiku

Seperti koran kemarin yang berakhir menjadi pembungkus gorengan, rasa penasaran mahasiswa terhadap hidupnya sudah menguap. ​Seorang senior yang berpapasan dengannya hanya mengangguk sopan lalu kembali tertawa dengan temannya. Sekelompok mahasiswi di bangku taman bahkan tidak menoleh saat ia lewat. Vivi merasakan kelegaan. ​Vivi mendorong pintu ruang kelas. Ruangan itu besar, bertingkat dengan kursi-kursi merah marun yang berjejer melengkung. Kelas masih setengah kosong.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai background ruang kelas
Baca
+Pustaka
Ada cinta di dalam kelas

Ada cinta di dalam kelas

Angga ingin menciptakan situasi di mana ia bisa berbicara dengan Syifa tanpa gangguan. Saat Syifa tiba di kelas, ia terkejut melihat hanya ada Angga yang berada di dalam ruangan. Langit-langit ruang kelas yang biasanya penuh dengan kegembiraan dan tawa, kini tampak kosong dan hening. Rasa tidak nyaman segera menyelimutinya. Ia memutuskan untuk perlahan mundur dan keluar dari kelas, berharap untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan.
896 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai background ruang kelas
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Untuk Tuan Excel

Pengantin Pengganti Untuk Tuan Excel

Setelah menyelesaikan sesi orientasi yang diisi dengan pengenalan fasilitas kampus dan penjelasan tentang jadwal kuliah, Nur pun memasuki ruang kelas pertama. Suasana di dalam kelas cukup ramai dengan mahasiswa baru yang sibuk mencari tempat duduk. Nur mencari tempat yang nyaman di bagian tengah ruangan, berharap bisa melihat papan tulis dengan jelas. Tiba-tiba, pintu kelas terbuka dan seorang pria masuk dengan langkah yang tenang, mengenakan jas lab putih dan kacamata yang menambah kesan serius di wajahnya.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai background ruang kelas
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Musuhku

Terpaksa Menikahi Musuhku

Anak akselerasi seperti Julie, kelasnya pun berada di gedung yang terpisah dengan kelas 1, 2, dan 3. Di gedung itu hanya ada empat ruang kelas untuk kelas IPS, empat ruang kelas untuk kelas IPA, dua laboratorium, satu ruang audio, dan satu ruang baca. “Ngapain kamu sendirian di sini? Kok nggak sama Suri dan Candy?” cecar Ipang. “Karena yang punya perlu sama… kamu….” Julie berusaha meredakan kegugupannya. “Cuma aku. Jadi aku cuma sendiri ke sini.”
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai background ruang kelas
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Ustadz Galak

Mengejar Cinta Ustadz Galak

tanya Nayla bingung ketika mereka berhenti di depan sebuah tempat dengan cat warna-warni yang cerah, gambar pelangi, bintang, matahari di dinding-dindingnya. Itu adalah sebuah kelas, dengan hiasan khas untuk anak-anak. Melihat kertas origami berbentuk love, dan bunga yang tergantung di jendelanya membuat Nayla yakin bahwa ruang kelas di hadapannya diperuntukan untuk anak-anak. “Kita mau ngapain di sini?” ulang Nayla bertanya. “Kan kata Neng tadi mau belajar. Nah ini Abah antar Neng ke tempat belajar.”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai background ruang kelas
Baca
+Pustaka
TWELVE

TWELVE

Entah getaran apa ini? Kami memasuki sebuah bangunan yang cukup panjang, dindingnya terbuat dari triplaks Bangunan ini cukup bagus dan rapi, di dalam terdapat banyak buku di rak mini sebatas pinggang. Bukan hanya itu, terdapat sebuah papan tulis dan meja panjang tanpa kursi diruangan ini. Lantai ruangan ini dialasi dengan karpet pelastik sebagai alas untuk duduk setiap orang yang ada di ruangan. Beberapa orang anak kecil tampak tengah duduk bersidekap di meja yang berjajar empat. Ruangan ini menyerupai sekolahan, tapi ruangan ini lebih cocok untuk disebut sebagai tempat mengajar les anak dibandingkan sebuah sekolah
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai background ruang kelas
Baca
+Pustaka
Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas

"OMG?! Itu Tasya, kan?" Ria, salah satu sahabat dari Tasya kini memekik seperti seorang perempuan yang dirayu oleh raja gombal. Kali ini keberuntungan ada di pihak Tasya, karena kelasnya sedang freeclass. Ia bisa terhindar dari tatapan maut Bu Andra, sang guru Matematika. "Iya, kok bisa disitu sih?" sahut Alana, sahabat Tasya yang lainnya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai background ruang kelas
Baca
+Pustaka
Ruang Rindu

Ruang Rindu

tingginya aja 176 cm sedangkan aku 148, perbedaan yang cukup jauh. "kalaupun ruang yang kamu maksud itu sudah terisi, bukan kewajibanmu untuk tau siapa pemiliknya saat ini... lagian sekarang ruang itu baru ku kontrakkan, belum ku berikan tanpa alasan dengan segudang ketulusan..." sahutku dengan senyum lebar, sifat bucinku kumat.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai background ruang kelas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status