Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Barbie

My Barbie

Geo kebetulan sedang ada di kediaman yang dia berikan untuk Barbie, pria itu menggenggam gelas anggur sambil membungkuk di belakang sofa di mana Barbie duduk dengan perasaan kesal. “Kenapa? Kamu terlihat sangat tidak nyaman saat ini.” “Mike membawa wanita lain, aku sangat kesal sekali!” Geo mencium puncak kepala Barbie lalu kembali menegakkan punggungnya untuk meneguk wine di gelas dalam genggaman tangannya. Kedua matanya terlihat antusias menatap sosok Barbie lain di layar kaca, Geo mengukir senyum pada bibirnya tatkala menyaksikan Yuvrelina dalam tayangan tersebut.
660 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai bar bar
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Sorot matanya tajam tanpa emosi. Di luar, seorang pria yang sudah babak belur tetap mencoba memberontak meski jelas tubuhnya nyaris tak kuat berdiri. “Lepaskan aku, bangsat! Kenapa kalian menghajarku, hah?!” teriak Bara, suara seraknya menggema penuh amarah.
1036.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 737 kali sebagai bar bar
Baca
+Pustaka
Bodyguard Hot Milik Nona Muda

Bodyguard Hot Milik Nona Muda

tanya Suzy. "Apa itu? Kelihatannya enak," jawab Elena. Air liurnya mendadak terbit ketika mencium baunya yang enak. Tanpa sadar ia menjilat bibir bawahnya. Suzy tertawa melihat tingkahnya. Kerinduannya pada Jack dan kekhawatirannya pada Jennifer untuk sementara terlupakan. "Namanya Hot Bar. Dibuat dari pasta ikan, tepung, telur, dan sayuran. Isiannya macam-macam. Kau bisa memilihnya sesuai seleramu," jawab Suzy.
1065.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai bar bar
Baca
+Pustaka
Anak Jendral dan Desa Penyamun

Anak Jendral dan Desa Penyamun

"Halah, tidak jelas." Bara menghela nafas. Nampak sekali emosinya tak bisa tertahan saat dia bergegas pergi keluar mencari makan. Dengan mata yang berat, dia melangkah keluar dengan perasaan kesal. Perutnya lapar, dan dia merasa seperti orang bodoh saat ini. "Pak, tolong satu porsi nasi ikan goreng dan air mineral," pinta Bara sambil langsung mencari meja. Karena masih mengantuk, Bara merebahkan kepalanya di atas meja sambil menunggu pesanan datang.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai bar bar
Baca
+Pustaka
OBSESI BARA

OBSESI BARA

Sama persis seperti milik suaminya--Bara. Laila bergeming. Alasan ia melakukan itu hanya ingin mengetes apa dia Bara atau Barez? Karena ia sudah tau perbedaan dari keduanya. Bara, dia memiliki lesung pipit di sebelah kanan, sedang Barez di sebelah kiri. Lagi pula Barez ke luar negeri, sangat tidak masuk akal kalau dia berpura-pura seperti ini.
1026.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai bar bar
Baca
+Pustaka
TETANGGA BARU

TETANGGA BARU

TETANGGA BARU (2) ***** "Uhukk uhukk!" Mas Adrian kembali terbatuk. Sepertinya dia tersedak. Wajahnya sampai kemerahan. Cepat kutuangkan air putih dan memberikan padanya. Mas Adrian meneguk habis air putih yang kuberikan. Dia mengusap-usap tenggorokannya. Lalu berdeham beberapa kali. "Hati-hati makannya, Mas."
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai bar bar
Baca
+Pustaka
Ayah Untuk Anakku

Ayah Untuk Anakku

tanya Bara entah pada siapa. Bara membalik tubuhnya mengamati kepergian dua orang wanita yang semakin menjauh. Ia merogoh saku celananya, mengeluarkan benda pipih berlogo terkenal. Jemarinya menekan huruf merangkainya menjadi sebuah kalimat yang ia tujukan untuk Atma.
9.434.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bar bar
Baca
+Pustaka
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Henry berjalan mendahuluiku menuju ke stan tujuannya. Aku pun segera berjalan mengikutinya dan berdiri di sampingnya yang sudah berada di depan etalase. Stan yang dikunjungi oleh Henry adalah stan yang menjual makanan khas Turki. “Kebab daging, satu,” ucap Henry pada penjual di belakang etalase. Penjual tersebut tersenyum lalu menatap kearahku, “bagaimana dengan pacar Anda?” Mendapat pertanyaan dari penjual kebab, aku pun dengan cepat menggeleng, “t-tidak ... bukan. Aku bukan pacarnya.”
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai bar bar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status