Di Atas Ranjang Duke Cassian
Langit malam di atas Celah Rocksye begitu bersih, menampakkan bintang-bintang yang bersinar tajam, seolah mengejek mereka yang sedang berjuang di bawah sana.
"Dingin... Yang Mulia... sangat dingin," gumam Florence lemah. Kesadarannya mulai mengabur, terseret oleh godaan rasa kantuk yang mematikan akibat hipotermia.
Duke Cassian mempererat dekapannya, menyandarkan punggungnya pada dinding batu yang keras. Ia tahu, jika mereka terlelap di sini, mereka tidak akan pernah bangun lagi. Di tengah kesunyian yang mencekam itu, hanya detak jantung mereka yang saling beradu—pelan, tidak beraturan, dan penuh keputusasaan.
인기 회차