2nd (second) Destiny
lirih Sammuel yang membuat Risha membuka mata, walaupun tetap saja ia tak bisa melihat apa-apa di sekelilingnya.
“Pejamkan matamu, tunggu aba-aba dariku,” lirih Sammuel sambil memasangkan sebuah helm yang sudah dirancang khusus yang di lengkapi oleh kaca mata night vision. “Sekarang, buka matamu!”
Risha membuka mata, ada kelegaan yang tiada Tara kala melihat sorot mata Sammuel sudah berada di depannya, walaupun dari sudut pandangnya wajah Sammuel terlihat seperti seorang hantu dengan warna putih dan hitam saja dengan topeng yang menutupi wajahnya, mungkin alat berbentuk helm dengan kaca mata ini di desain khusus untuk melihat dalam gelap. Dari pantauan Risha pula. Ternyata di sekitarnya suda
인기 회차