Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
GEISHAKU KARMILA

GEISHAKU KARMILA

Lelaki itu pun menjawab dengan gelengan kepala. "Aku juga enggak tau, Mas. Kalau nyamuk terlalu banyak." "Hemmm ...." Lantas dia memerhatikan sedikit ke atas. Tepat pada pedang samurai yang mempunyai gagang berwarna hitam. Dengan ukiran teratai di beberapa bagian warangkanya. Yang juga berwarna hitam. Pandangan matanya tertuju pada bagian bawah pedang samurai. Seperti ada noda merah yang sama, seperti pada cermin. Satriyo pun menunjuk ke arah yang sama.
1023.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 798 fois en tant que golden samurai
Read
+Librairie
AMORAGA

AMORAGA

"Mora berangkat, Bi. Assalamua alaikum." "Waalaikum salam. Hati-hati, Non." Mora berlari menghampiri Pak Sam yang tengah siap dengan motor besarnya. Dengan helm hitam dan jas senada, Pak Sam terlihat sangat keren. Amora mengacungkan kedua jempolnya. "Beuh, cakep!" "Siap, Non?" tanya Pak Sam saat Amora sudah duduk di belakang. "Let's go, Pak!"
109.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 324 fois en tant que golden samurai
Read
+Librairie
Pengantin Samudera

Pengantin Samudera

kata Gina melalui batin yang terhubung pada Ki Sukmo. Bulan purnama merah adalah hari di mana puncak kekuatan Rowo Geni memuncak. Dia adalah salah satu pendamping kuat yang di miliki Gina. Salah satu iblis dengan elemen api yang tidak tunduk pada kekuatan air yang dimiliki Ratu Segara. “Apa kamu siap Rowo Geni?” tanya Gina. Begitu ia memanggil sosok itu, tubuh dengan penuh bara api yang menjulang hampir setinggi menara pencakar langit muncul di belakang Gina.
109.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 241 fois en tant que golden samurai
Read
+Librairie
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Aku masih bisa santai meskipun sebenarnya di dalam hai ini ada yang ganjel segede kepalan tangan. Aku tetep berusaha tenang. Bagiku, sebuah berlian meskipun diletakkan di tengah comberan, kilaunya nggak akan berkurang atau hilang. Berlian tetaplah berlian. Bukanya sombong, hal ini kulakukan untuk menyugesti diri biar lebih sabar aja. Yah, anggep aja aku ini berlian yang lagi kejebak di tengah arus comberan Bude Sri. Aku tetap santuy berada ditengah para pelayat ini. Sebuah mobil ambulan berwarna hitam memasuki halaman rumah. Kami semua berdiri dan keluar rumah menyambut jenazah.
7.840.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.6K fois en tant que golden samurai
Read
+Librairie
Dendam Bos Gila

Dendam Bos Gila

"Saudara Juandar Rahardjo, saya nikahkan engkau dengan pinanganmu Giyanti Ditara dengan mahar sebuah cincin berlian tunai." "Saya terima nikahnya Giyanti Diatara binti Rahadi Usman dengan mahar sebuah cincin berlian tunai." "Gimana para saksi? Apakah sah?" "Sah!" "Alhamdulillah. Barakallahu laka, wa barakallahu 'alaika, wa jama'a bainakuma fii khair."
102.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 88 fois en tant que golden samurai
Read
+Librairie
Hayu

Hayu

Deg! -bersambung-
105.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 119 fois en tant que golden samurai
Read
+Librairie
Sangkar Emas Pernikahan

Sangkar Emas Pernikahan

Orvil tak tahu apa yang harus dia rasakan ketika dia menatap jemari tersebut, manikur dan akrilik mengkilap di bawah cahaya imitasi lampu aula yang benderang, bersamaan dengan berlian yang tersemat di jemari tersebut. Dari sudut ini, ada sedikit rasa candu yang dia rasakan ketika dia memperhatikannya, tangan yang lebih mungil darinya berada di atas telapak tangannya.
1.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 32 fois en tant que golden samurai
Read
+Librairie
Gantari

Gantari

Aku mengamati jemarinya hingga tatapanku berhenti di jari manisnya. "Bagus tidak?” Gadis itu menunjukkan padaku cincin emas bertahtakan permata yang tersemat di jari manisnya saat kami melakukan panggilan video. Aku tentu saja berdecak kagum saat itu. "Cantik sekali, dari siapa sih? Pangeran negeri seberang atau pangeran berkuda putih?" godaku.
1.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 32 fois en tant que golden samurai
Read
+Librairie
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Aura samar keluar dari beberapa barang walaupun lemah. Wira mengangguk kecil seperti mengerti sesuatu lalu matanya berhenti ke tumpukan perhiasan tua di dekat kaleng. Tangannya mengambil satu benda. Sebuah gelang logam besar berwarna hitam kusam. Bentuknya aneh. Terlalu besar buat gelang biasa. Dan jujur saja, paling jelek di antara semua barang itu. Bahkan tadi sempat mau dibuang Agung karena dikira besi bekas.
10559 VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 12 fois en tant que golden samurai
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
8
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status