Nikah Kontrak
Felix yang melihat layar teleponnya menyala hanya sekedar melihatnya saja sambil tersenyum.
"Sekarang rasakan, kau pasti sangat merindukan orang tuamu. Oh, kasihan sekali," kata Felix lirih. Ia membenamkan kepala seorang wanita yang tengah berjongkok di depannya sedang melumat miliknya. Wanita yang berbeda tentunya, ia memang tidak pernah puas dengan satu wanita. Felix membuka kakinya lebar, membiarkan wanita di depannya berjongkok memainkan miliknya. Ia suka di layani, terdengar suara erangannya yang kasar. Ia langsung mengangkat tubuh wanita itu di atas meja kerjanya. Menaikkan roknya lalu tak sabar memasukinya. Tentu saja wanita itu mengerang penuh hasrat. Felix tidak melakukan dalam wakt
인기 회차