Mas, Ayo Bercerai!
Pintu depannya tertutup rapat, dan di bawah fondasinya, tersembunyi sebuah kunci kecil yang berkilauan, terbuat dari kuningan yang dilapisi emas.
Pintu studio terbuka, dan Dokter Gamal masuk, aroma maskulinnya menguar di udara seolah bertarung dengan aroma kayu dan cat.
“Hei, arsitek. Sedang merenung?” sapa dokter Gamal lembut dan duduk di bangku yang berada tepat di depan Zola.
Zola meletakkan kuasnya. Sedikit kaget dengan kedatangan dokter Gamal yang tiba-tiba.