Dear Helva
“Oh iya, lo harus tahu namanya selain dewi kematian, Clalisa Mia, atau Lisa, dia berdarah campuran. Sekalipun lo jangan pernah manggil namanya kalau lo mau selamat dunia akhirat.”
Baik Helva dan Maria hanya menanggapinya dengan malas. Yah, penampilan gadis itu cukup menjadi ciri khas sebagai dewi kematian. Helva dapat tanda tangan dari Handi saja sudah cukup, empat lainnya dari fakultas yang berbeda. Dua dari fakultas Farmasi, satu dari Handi, fakultas kedokteran, dua dari fakutas Seni, sudah, itu saja, pun berbeda dari kebanyak peserta lain yang menargetkan incaran.
Hot Chapters