Pembalasan Sang Dokter Jenius
“Setiap orang punya kelemahan, sekuat apapun ‘isi’ yang dia punya.”
Ia kemudian memberikan perintah terakhir, sebuah perintah yang membuat bulu kuduk mereka meremang. “Dan Baron, cari tahu juga, siapa orang-orang ‘pintar’ yang bisa menangani masalah seperti ini. Cari yang namanya paling hebat, yang ilmunya paling tinggi, yang bayarannya paling mahal. Aku mau yang terbaik.”
Kini semuanya jelas. Hartono tidak akan lagi menggunakan preman. Ia akan melawan api dengan api. Melawan ilmu dengan ilmu.