KAMASEAN
Sean menerima kartu itu dengan raut wajah dingin.
Ketika hendak berbalik badan, pintu rumah yang sedari tadi tertutup itu pun membuka. Tampaklah seorang wanita paruh baya yang keluar dari sana. “Sean, kamu dari mana saja, Nak? Bukannya kamu sedang sakit? Kenapa malah keluyuran di luar?” ujar wanita itu yang tidak lain adalah Kinara, ibunya Sean.
“Sean tadi keluar untuk berobat, Bu,” jawab Sean. Ia sengaja berbohong, karena ia tidak mungkin menyebut nama Frans kembali di hadapan sang ibu, atau di hadapan siapapun.
인기 회차