Dikejar Cinta Mantan Suami
“Oh, begitu. Begini, Sis. Mama telepon kamu, mau kasih tahu kalau Mama sepertinya akan pulang sore ini. Soalnya mau ada perlu sama Hesti.”
“Ada perlu sama Hesti? Perlu apa, Ma? Kan Mama baru kenal sama dia. Nggak khawatir jalan sama orang yang baru dikenal, Ma?” tanya Siska serius. Aku mengulum senyum juga mendengar pertanyaannya. Sikap Siska antara memang khawatir pada ibu mertuanya, atau sekarang dia mulai menjalankan aksinya sebagai seorang mata-mata. Aku tak tahu pasti, tapi sikapnya cukup aku acungi jempol.