Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

📩Kayla: “Takut kenapa?” 📤Mataya: “Aku kan terbiasa ngapa-ngapain sendiri. Masak sendiri, beres-beres sendiri, belanja sendiri. Sekarang semuanya udah disiapin. Rasanya aneh.” 📩Jingga: “Adaptasi aja, Taya.” 📤Mataya: “Terus apartemennya juga mewah banget. Aku jadi gak enak.”
1040.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kamu sendiri
Baca
+Pustaka
Kamu Pasti Menyesal, Mas!

Kamu Pasti Menyesal, Mas!

Siapapun laki-laki yang kusenyumi pasti langsung klepek-klepek meski tanpa memakai ajian Jaran Goyang. Umurku memang masih bau kencur, namun jangan tanya, aku sudah memiliki mobil pribadi loh, meski itu kudapat dari menjual keperawananku pada seorang Om-om, atau istilah kerennya sugar daddy itu. Tak hanya mobil sih, ada juga sepetak tanah dari orang yang sama, Om Bambang namanya, tapi aku lebih senang manggilnya Mas Bambang sih, lebih ada gregetnya gitu sih kurasa.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 404 kali sebagai kamu sendiri
Baca
+Pustaka
DIMADU DENGAN SAHABAT SENDIRI

DIMADU DENGAN SAHABAT SENDIRI

Sejujurnya, dia takut ditinggal sendiri di apartamen tanpa seorang teman. “Tenang, di rumah banyak orang, ada ART dan ada mertua juga,” sahut Citra seraya kembali menatap ponselnya, memberi kode kalau dia hendak mengirim pesan pada orang rumah. [Hari ini aku menemai Rani. Besok kamu temui Rani.] Citra menulis pesan ke pada Firman seperlunya. Bukan balasan pesan yang diterima Citra, namun sebuah nada panggilan dari Firman yang masuk. Citra menghela nafasnya, malas rasanya mengangkatnya.
9.162.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai kamu sendiri
Baca
+Pustaka
Kami Tanpa Kamu

Kami Tanpa Kamu

Tapi aku sudah terlanjur emosi bercampur malu. Besok aku benar-benar akan melamar kerja, hidup mandiri dan tidak bergantung padanya lagi, supaya Kak Afrizal tidak meremehkanku lagi. bersambung makaciihhhh banyaaaaakk buat votenya. Jangan lupa dukung karya ini terus ya. Visual cerita ini ada di Igeh @Ka_umay8
10117.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai kamu sendiri
Baca
+Pustaka
Long Way Home (Indonesia)

Long Way Home (Indonesia)

"Jadi, bisakah kau ikuti saranku? Kau cukup percaya pada dirimu sendiri." NOTE: Semoga ga bosen ya aku up terus2an 😝
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai kamu sendiri
Baca
+Pustaka
DINODAI SUAMI SENDIRI

DINODAI SUAMI SENDIRI

Mata di kedip-kedipin. Dih, amit-amit. Zein...! Mulai besok, kamu nggak boleh lagi jalan sendiri. Titik! *************
9.6124.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai kamu sendiri
Baca
+Pustaka
Ku Temukan Rumahku

Ku Temukan Rumahku

Jawabnya jujur "Iya aku tau kamu suka sendiri, tapi kenapa kamu melakukan itu ?! Maksudku apa kamu tidak bosan ke mana-mana sendiri?" Lani berpikir sejenak sebelum menjawab pertanyaan Lim, yang sebenarnya tidak dia ketahui jawabannya. Dia hanya merasa suka saja melakukan aktivitas sendirian. "Aku hanya suka melakukan semuanya sendiri. Kalau kamu tanya alasannya, maka jawabanku adalah rasa suka itu" "hmmm begitu yaa" Lim mengaduk minuman di depannya dengan sedotan
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai kamu sendiri
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Milikmu

Terpaksa Menjadi Milikmu

Ia mengerang frustasi. Tak lama kemudian ponsel Sadia berdenting, menandakan bahwa ia menerima sebuah pesan. Ia menggeser layar ponselnya lalu membaca pesan yang terpampang di sana, membuatnya benar-benar kehilangan kesempatan untuk memejamkan mata malam ini. Pesan itu ditulis dengan huruf kapital dan dikirim oleh nomor yang tak dikenal. [ TEMUI AKU DI KAFE EL MOUNTE BESOK JAM 4 SORE. JANGAN BERANI MENOLAK ]
6.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai kamu sendiri
Baca
+Pustaka
CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

Simon tertawa sambil menghidupkan mesin mobil, lalu mereka melaju dari sana. "Sialan kamu!" Riska meninju bahu Simon pelan. Sepanjang jalan mereka bernyanyi dengan musik yang melantun dari mobil. Selera musik mereka sama. Sudah tiga bulan lamanya semenjak mereka bekerja di cafe itu membuat mereka sangat akrab. Riska sudah seperti adiknya sendiri. Ditambah apartemen mereka bersebelahan. Simon sering kali berada di apartemen Riska untuk makan bersama atau sekedar numpang mandi. Padahal ia punya apartemen sendiri. Awalnya Riska tidak habis pikir dengan Simon, bisa-bisanya dia mandi di apartemen miliknya, padahal Simon punya apartemen sendiri. Dan apartemen mereka juga berdekatan. Riska tahu bah
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai kamu sendiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status