Kania (Gairah Seorang Pembantu)
"Lagian yang ngajak ribut selalu itu, 'kan kamu. Padahal aku cuma biasa aja!"
Arumi tak menanggapi. Dia lebih terlihat asyik menggulir video singkat di ponselnya.
Di balik itu, Kania tersenyum kecil karena merasa kalau hubungan kedua orang itu memang masih belum bisa tenang. Entah perasaan lega dari mana yang muncul ini sehingga Kania lebih ringan mengerjakan pekerjaannya.
Tak lama keheningan kembali muncul, tiba-tiba saja suara Azka yang memekik membuat kedua orangtuanya sama-sama terlonjak kaget.