Purnama
"Aku di belakang saja. Langit, kamu yang di depan!"
"Kenapa bukan kamu? Biar Langit di belakang." ujar Bintang.
"Aku pengen istirahat, jadi mending di belakang." Purnama beralasan, ia sebenarnya tak nyaman jika harus duduk berdekatan dengan Bintang.
"Ok lah kalau begitu. Langit, kamu yang di depan."
"Iya, Pa."
Purnama duduk di belakang sendiri sementara Langit di depan bersama Bintang. Sepanjang perjalanan hanya diisi oleh suara radio yang dinyalakan oleh Bintang.
인기 회차