Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terbongkar Setelah 10 Tahun Pernikahan

Terbongkar Setelah 10 Tahun Pernikahan

Awalnya, tujuan Dennis menghubungi Dinda adalah untuk berkompromi ngasih modal buat Laras, biar Laras ada pemasukan. Demi membantu Laras, Dennis pun memesan donut untuk keluarganya. "Sama temen, Ma." "Teman mana? Perempuan?" "Iya, Ma. Laras namanya." Kening Yati mengkerut, "teman atau gebetan kamu, Den? Setahu mama kamu nggak punya teman perempuan." "Teman, Ma. Punya dua aku mah. Mama aja yang nggak tahu." "Hmm ... enak donatnya. Dia terima pesanan buat acara nggak, Den?"
10128.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai laras teman noe
Baca
+Pustaka
Surat Gugatan Cerai untuk Mas Dharma

Surat Gugatan Cerai untuk Mas Dharma

*** [Mas Dharma]: “Saya yang jemput Kanala.” Pesan itu Laras dapatkan saat menjelang makan siang. Laras baru saja menutup laptop setelah selesai menginput data entry, salah satu pekerjaan remote yang digelutinya sejak lulus kuliah. Project yang dikerjakan Laras itu kebanyakan didapat dari kliennya di luar negeri dan bayarannya dolar. Laras mengirimkan balasan singkat kepada Dharma: “Oke, Mas.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai laras teman noe
Baca
+Pustaka
Puzzle Piece

Puzzle Piece

tanya Jeffri. “Besok kan ada kegiatan PBB dan materi semaphore, nah kakak pembina pramuka yang biasa bantu gue gak bisa datang besok. Gue sih tau dikit-dikit doang, tapi lebih baik kalau orang yang paham kan biar lebih enak.” jelas Laras. “Aku udah hubungi teman aku, Ras. Tapi dia lagi di Jakarta.” sahut Jhony sembari mengantongkan ponsel ke sakunya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai laras teman noe
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

Mereka berteman, bukan rekan bisnis. “Baiklah, aku ke sana. Tapi soal uang itu, nggak usah, Naila. Kita kan teman. Ngapain harus formal begitu?” suaranya lembut tapi tegas, khas Laras. Ia berusaha menahan rasa sungkan yang tiba-tiba muncul. Setelah menutup telepon, Laras menatap langit Jakarta yang mulai berubah jingga. Ada sesuatu di dalam dadanya yang hangat, sedikit canggung, sedikit rindu.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai laras teman noe
Baca
+Pustaka
Sebatas Teman Ranjang

Sebatas Teman Ranjang

Fazia mengoceh kesal. “Beda tema, lah, Zi. Romantis itu ya pas valentine, kalo Halloween ya udah emang bener nakut-nakutin.” Rio kembali membela temannya. “Sekarang aku tau kenapa kalian bisa sahabatan.” Fazia tersenyum tipis, ternyata Rio dan Kenzo memang sefrekuensi. Rio terkekeh, memang seperti itu pemikirannya. “Mau ke restoran?”
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai laras teman noe
Baca
+Pustaka
Hello Tunangan (Indonesia)

Hello Tunangan (Indonesia)

Kalau diingat lagi, benar-benar memusingkan sekali kejadian dua jam yang lalu. "Wah Arbel? Ada temennya ya?" Laras yang saat itu sedang membawa kantung belanjaan tersenyum senang ke arah Arbel dan Yusa. Bagaimana tidak? Arbel yang kalau akhir pekan hanya bergumul di dalam kamarnya membaca novel online sambil senyum senyum sendiri kini memiliki teman untuk dibawa pulang. Meskipun temannya pria, Laras akan membiarkannya untuk saat ini, yang penting Arbel punya seorang teman.
1016.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai laras teman noe
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Pilihan Suamiku

Bukan Istri Pilihan Suamiku

Sampai saat ini, ia belum mendengarkan kabar ini. Laras mencoba menghubungi nomor ponsel salah seorang temannya, yang memberikan pertanyaan tersebut. Dia ingin mendengarkan informasi yang jelas, bukan hanya sekedar gosip. "Iya, halo mbak Laras," jawab seorang wanita di seberang sana. "Halo ismi, Itu chat apa maksudnya? Marno dan Rina ditahan? apa maksudnya?" tanya Laras yang masih tidak paham.
9.492.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai laras teman noe
Baca
+Pustaka
Anakku Teraniaya di Rumah Besar Suaminya yang Kejam

Anakku Teraniaya di Rumah Besar Suaminya yang Kejam

"Bener-bener deh si Leo ini!" gumam Laras. "Aku sangat yakin tadi adalah suara Reina, perempuan pelakor itu!" lanjutnya. Laras kembali menatap layar ponsel dan membuka pesan masuk dari Leo. Ia mencoba menimbang dan akhirnya memutuskan untuk tetap mengirim nomor rekening untuk berjaga-jaga. Setelah itu, Laras kembali melanjutkan makannya. Namun, saat Laras menyuap makanannya kembali, terdengar suara seseorang yang sepertinya tidak asing di telinga.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai laras teman noe
Baca
+Pustaka
Jerat Rahasia Teman Masa Kecilku

Jerat Rahasia Teman Masa Kecilku

Wina yang tertarik dengan obrolan Nara dengan Lusi ikut tertarik dan berhambur nimbrung. “Siapa-siapa?!” Wina sangat ingin tahu. Namun Wina dan Lusi malah saling ejek. “Udah deh, kalian jangan ngarang. Aku sama Aland cuma temenan dan nggak akan ada hubungan lain ngerti nggak?” “Emang lo udah tahu takdir kalian seperti apa?” “Kita bahasnya kado ya bukan takdir.” tegas Nara.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai laras teman noe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status