Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jangan Rebut Papaku, Tante! (Sequel Jadi Suamiku Ya, Om?)

Jangan Rebut Papaku, Tante! (Sequel Jadi Suamiku Ya, Om?)

Christina
"Tante, jangan ambil papaku ...." lirih Alya, gadis kecil berusia 5 tahun, putri satu-satunya dari Nindya dan Andy. "Bukan tante yang ambil, tapi papamu yang mau sama tante kok!" Dengan angkuh janda dari Gio itu memeluk posesif lengan Andy. Nindya meraih tangan mungil Alya, membawa gadis kecil itu masuk ke dalam kamar, lalu ia kembali menghampiri Andy yang masih berdiri bersama Raya di teras depan rumahnya. "Silahkan ambil keputusan, Andy. Kamu pilih aku atau Kak Raya. Aku tidak keberatan jika kita harus bercerai." Enam tahun pasca pernikahan, Raya datang kembali mengusik hubungan Andy dan Nindya. Setelah perpisahannya dengan Gio, Raya yang sebelumnya menetap di LN memutuskan kembali ke tanah air. Apakah hati Andy akan bertahan dengan Nindya, atau ia akan luluh dengan godaan Raya? Sequel dari novel 'Jadi Suamiku Ya, Om?' (sebelum membaca ini, diwajibakan membaca novel Jadi Suamiku Ya, Om? agar paham jalan ceritanya, terim kasih.)
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai latihan lengan
Baca
+Pustaka
My StepBrother, I Love U.

My StepBrother, I Love U.

Shins Wijaya
"Nyebut, Re. Nyebut!" Amelia mengguncang kedua lengan sahabatnya. "Jatuh cinta sama sodara sendiri itu dosa. Dosa besar!" "Tapi gue hamil anak dia, Mel." "Zian tahu lo hamil?" Rere menggeleng dengan ragu. "Belum," "Gugurin!" gadis tomboy itu menyambar cepat. "Gugurin anak itu sekarang. Biar gue bantuin." .... Setelah Rania dan Nayra meninggal, Arga membawa anak perempuan dari istri keduanya untuk tinggal satu atap bersama Zian, anak dari istri pertamanya. Gadis bernama Rere itu tidak pernah menerima keputusan sang Papa. Maka dari itu, semenjak tinggal di rumah baru, dia berubah menjadi anak yang sulit di atur, badung dan sering keluyuran malam. Berbeda dengan Zian yang selalu duduk di rumah dan menjadi anak baik. Itulah sebabnya, Arga lebih menyayangi Zian daripada Rere. Karena pilih kasih dari sang ayah lah Rere jadi benci pada kakak tirinya. Sampai suatu hari, dia berniat mengerjai Zian dengan menyeret lelaki itu ke sebuah pesta malam. Yang tanpa di duga-duga, membuat mereka terlibat dalam kecelakaan yang bernama "Jatuh cinta".
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai latihan lengan
Baca
+Pustaka
Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Ketika suamiku, Rocco dari Keluarga Fauzian, menutup teleponku untuk ke-99 kalinya, aku menyeret tubuhku yang sudah berada di tahap akhir leukemia melangkah masuk ke kantor penasihat hukum keluarga. "Selamat siang, saya ingin mengajukan perceraian." Namun, sepuluh menit kemudian Rocco sudah menerima kabar itu dan menerobos masuk bersama keluargaku. Pemimpin keluarga itu baru masuk, lalu langsung menamparku. "Demi mengacaukan pesta kenaikan jabatan Sofia, kamu menyalahgunakan nomor komunikasi darurat? Otakmu taruh di mana?" Laporan diagnosis yang kugenggam, direbut paksa oleh ibuku. Dia melirikku lalu mencibir sambil tertawa sinis. "Pura-pura sakit untuk cari simpati, cuma supaya kami memperhatikanmu. Claire, dari kecil sampai besar, berapa banyak kebohongan yang sudah kamu buat?" Sofia menarik lengan Rocco sambil menahan tangis. "Maafkan aku, Kak Claire. Aku seharusnya nggak menerima kenaikan jabatan itu. Kumohon, jangan sakiti dirimu dan Rocco lagi!" Aku menyeka darah yang terus mengalir di sudut bibirku, lalu kembali menghadap pengacara. "Aku sudah nggak punya keluarga lagi. Demi tidak menunda proses kremasi jenazahku tiga hari lagi, tolong bantu selesaikan proses perceraian secepatnya."
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai latihan lengan
Baca
+Pustaka
Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik

Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik

Dari bayangan kehinaan hingga puncak balas dendam, kisah Tian Zhi menantang nasib dengan tenaga bela diri yang ganas dan ilmu medis yang mematikan. Seorang murid rendah kasta yang dipermalukan, ia diretas oleh konspirasi hingga kehilangan semua, kemudian ditinggalkan sebagai sampah di antara klannya. Dikhianati oleh sahabat, hampir kehilangan nyawanya. Tian Zhi menemukan cahaya dalam bayang-bayang saat bertemu mahaguru terkenal. Setelah bertahun-tahun latihan, sang Master wafat, meninggalkan wasiat yang mengubah hidupnya: tujuh nama wanita yang disebut sebagai tunangan. Kini Tian Zhi bangkit dengan kekuatan yang membara, bertekad membalas setiap luka—mereka yang menertawakannya, mereka yang menginjaknya saat rapuh, mereka yang membuangnya tanpa belas kasihan. Ia tidak lagi sekadar bayangan murid rendah, melainkan seorang pematon balas dendam yang siap menuntaskan wasiat sang gurunya. Setiap langkahnya adalah ujian: kekuatan, kasih sayang, pengkhianatan, dan rahasia yang akan membentuk takdirnya. Apakah tujuh nama tunangan itu menyimpan kunci jalan keluar atau tirai rahasia yang akan mengguncangkan semuanya? Sebuah odise balas dendam, pengkhianatan, dan cinta yang menantang batas antara kegelapan dan cahaya.
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai latihan lengan
Baca
+Pustaka
Bukan Simpanan CEO

Bukan Simpanan CEO

Tenang, pendiam, dapat diandalkan, dengan ekspresi datarnya yang sulit ditebak. Dialah Ranetha Claire. Gadis sederhana yang jauh dari kata bersinar itu tidak seperti tipe gadis yang disukai Valdi Leovin. Setidaknya begitulah yang dipikirkan Yuka Damiani Leovin, sepupunya, saat pertama kali bertemu Aneth. Karena suatu insiden, rahasia Yuka harus diketahui oleh gadis itu. Dia terpaksa menawarkan pekerjaan pada Aneth, yang notabene-nya teman kuliah Valdi, demi memastikan gadis itu tidak bocor ke media. Tapi coba tebak, apa yang dikatakan Valdi ketika Yuka bercerita tentangnya? “Well, gue dan Aneth pernah ....” Kata-kata yang diucapkan setelahnya membuat Yuka terkejut. Ditambah Valdi yang kembali tertarik pada Aneth malah semakin mendekati gadis itu saat dia akan menikah. Apa yang menarik dari wanita yang selalu memakai blus lengan panjang dan kardigan itu? Menurutnya, wanita itu terlihat biasa saja. Tapi semakin Yuka mengenal Aneth, ia semakin dibuat penasaran olehnya. Apa lagi yang disembunyikan Aneth selain hubungannya dan Valdi?
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 746 kali sebagai latihan lengan
Baca
+Pustaka
Andai Cinta Datang Lebih Awal

Andai Cinta Datang Lebih Awal

Saat longsor salju di arena ski, aku didorong ke bawah oleh adik sepupuku sendiri, Julia Luandi.Kekasihku, Billy Juman, menggendong adik sepupuku, lalu membalikkan tubuhnya berjalan pergi begitu saja. Dia bahkan lupa bahwa masih ada aku yang terkubur di dasar salju, meninggalkanku sendirian selama tujuh hari di lembah. Saat mereka menemukanku, Billy berkata dengan emosi, “Seharusnya kamu bersyukur kedua lengan Lia baik-baik saja. Kalau nggak, kamu mesti mati di gunung salju ini untuk menebus kesalahanmu!” “Pernikahan pada seminggu kemudian dibatalkan. Kapan kamu menyadari kesalahanmu, kapan kita adakan pernikahan kita.” Tadinya Billy mengira aku akan menangis dan merengek lantaran tidak menyetujuinya. Namun, aku hanya mengangguk dengan perlahan. “Oke.” Billy tidak tahu aku telah melakukan sebuah transaksi dengan Dewa Bulan. Enam hari kemudian, aku akan menukarkan barang paling berharga bagiku, yaitu cinta dan ingatanku terhadap Billy. Mulai saat ini, aku akan melupakan semua tentang Billy, lalu memulai hidup di tempat baru. Menikah sudah tidak penting bagiku. Siena yang mencintainya itu sudah meninggal di dalam gunung salju.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai latihan lengan
Baca
+Pustaka
ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

Tadi hujan
Suasana meledak, semua orang maju. Aku segera bergerak cepat ke arah Salma yang langsung melayangkan kakinya ke selangkangan dua pria yang mengapitnya. Aku meraih tangan Salma. Sesuai arahku Ferdi dan tiga temannya mengikutiku. "Fer, bawa!" Aku melepas lengan Salma. Ferdi bergegas menariknya menjauhiku. "Keluar!" tegasku sambil menunjuk arah belakang yang memang kosong. "Nggak, Arka!" teriak Salma, terus menjulurkan tangan. Aku tersenyum. Salma perlahan hilang. Syukurlah mereka berhasil kabur. Hampir lima belas menit, aku masih bertahan. Banyak dari mereka yang langsung tumbang setelah kuhajar. Tapi beberapa serangan berhasil membuat sekujur badanku babak belur. Kini penglihatanku sudah mulai runyam. Aku segera meraih balok kayu yang tergeletak tak jauh, lalu menodongkannya ke segala arah. Tanpa terduga, ada yang menyerangku dari belakang, kepalaku terasa dihantam keras dengan benda tumpul. Kakiku tak kuat lagi menopang, tak lama tubuhku telah terjengkang. Pandanganku menggelap. Sayup-sayup, aku mendengar bunyi yang tak asing. Namun, seketika hening. (Maaf, ya, jika ada narasi maupun dialog yang memakai Bahasa Sunda. Kalau mau tahu artinya ke Mbah Google aja, ya, biar sambil belajar plus ada kerjaan. Ehehehe. Salam damai dari Author) Ikuti aku di cuiter dan kilogram @tadi_hujan, agar kita bisa saling kenal.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai latihan lengan
Baca
+Pustaka
Lepas dari Keluarga, Hilang di Laut

Lepas dari Keluarga, Hilang di Laut

Untuk ke-99 kalinya tunanganku, Javier, menutup teleponku. Aku menyeret diriku menuju gereja keluarga sambil menggenggam erat hasil diagnosis gagal ginjal stadium akhir di tanganku. "Pastor, aku ingin melepaskan diri dari Keluarga Pramudya dan membatalkan pertunanganku dengan Javier Laksmana." Belum sempat kata-kata itu benar-benar meninggalkan bibirku, orang tuaku tiba-tiba menerobos masuk bersama adik angkatku, Tasya. Ayahku, seorang penasihat mafia, tidak ragu sedikit pun. Dia menamparku keras, tepat di depan pastor. "Tunanganmu adalah seorang pewaris Mafia yang dihormati di dunia kita, dan kamu memilih untuk menghina dia!" "Kamu mencoreng nama keluarga kita di depan seluruh organisasi!" Ibuku merebut hasil diagnosis dari tanganku, lalu mencibir setelah sekilas melihatnya. "Berpura-pura sakit demi menarik perhatian lagi, ya? Apa yang kamu inginkan kali ini?" Adik angkatku, Tasya, berpegangan pada lengan kedua orang tua kami. Suaranya tersendat oleh tangis. "Aku minta maaf, Kak… Kakak boleh mengambil tempatku di gala. Tolong… jangan buat Ibu dan Ayah susah lagi!" Aku mengusap darah yang menetes dari hidungku, lalu dengan tenang mengulangi perkataanku kepada pastor, "Aku bukan lagi putri Keluarga Pramudya. Aku tidak layak menjalin pertunangan dengan Keluarga Laksmana." "Aku akan mati dalam tiga hari. Aku ingin pertunangan ini dibatalkan sebelum itu."
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai latihan lengan
Baca
+Pustaka
Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Pada makan malam keluarga hari Minggu lainnya di kediaman Brahmani, asisten Luca Brahmani, Eva Miskandar, sedang duduk di kursiku. Tempat itu adalah kursi pertama di sebelah kanan Luca di meja makan panjang dari kayu walnut. Kursi itu diketahui semua orang di dunia mafia Kota Chicandi sebagai milik Nyonya Brahmani. Eva duduk di sana seolah-olah kursi itu memang terlahir untuknya. Pergelangan tangannya yang pucat, sesekali menyentuh lengan baju Luca saat dia menuangkan anggur untuk pria itu. Aku berdiri di ambang pintu dan menatapnya. "Dia duduk di kursiku. Nggak ada yang ingin kamu katakan?" Luca mengangkat pandangan. "Kamu terlambat. Jangan salahkan orang lain karena duduk duluan. Masih ada kursi kosong di sana. Kalau mau, duduklah. Kalau nggak, keluar." Ruang makan itu langsung sunyi senyap. Bahkan sebelum sempat menjawab, isi pikirannya sudah masuk ke telingaku. 'Vivian, jangan pergi. Duduklah di sampingku. Katakan pada mereka itu kursimu. Katakan kalau kamu masih ingin menjadi istriku.' 'Tolong marah. Tolong bersikap peduli. Katakan kalau kamu butuh aku dan aku akan memberikan seluruh dunia untukmu.' Dulu, pikiran yang lembut itu telah membuatku merasa lebih dari cukup. Aku pasti akan menerima penghinaan ini dan tetap tinggal di sisinya seperti anjing setia yang tidak tahu kapan harus pergi. Namun kali ini, aku tidak melakukannya. Aku melepaskan cincin pernikahan dari jariku dan meletakkannya di atas meja. "Kalau Keluarga Brahmani bahkan nggak bisa mempertahankan kursi seorang Nyonya untukku, kurasa keluarga ini sudah nggak butuh seorang Nyonya lagi. Luca, mari kita bercerai."
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai latihan lengan
Baca
+Pustaka
Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Di bagian timur Kota New York ada dua ahli waris. Satu adalah maniak kecepatan yang mendominasi arena balap, satu lagi adalah aktuaris genius yang mengendalikan arus modal. Keduanya berasal dari keluarga terpandang dan sifat mereka berbeda jauh. Namun, mereka tumbuh bersama sejak kecil dan menjadi satu-satunya sahabat sejati. Mereka pernah berebut perhatian seorang gadis, juga berselisih karena taruhan di arena balap. Namun, saat berusia 15 tahun, mereka sama-sama menggantungkan sebuah lencana tembaga di dada. Itu adalah hasil latihan ukiran tangan dari Mia di kelas kerajinan, dengan sebuah huruf "M" yang tergores di bagian belakang. Saat itu, Mia duduk di bangku paling belakang kelas. Tak seorang pun tahu siapa identitas dia sebenarnya. Namun, kedua laki-laki itu mengenakan lencana tersebut selama 10 tahun penuh. Entah itu saat berdiri di podium juara F1 atau saat mengetukkan palu pada investasi triliunan di bursa, lencana tembaga murahan itu selalu menempel di dada mereka dan tak pernah tergantikan. Sampai akhirnya muncul Ella. Putri kesayangan dari keluarga konglomerat baru. Ella menyulam sebuah emblem kain berhiaskan benang emas dan memberikannya kepada mereka. Kain itu cuma benda biasa yang mirip dengan pernak-pernik murahan yang dijual di pasar loak. Namun, mereka malah sama-sama melepas lencana tembaga itu dan menggantinya dengan kain murahan yang diberikan Ella. Mia tidak mengatakan apa pun. Dia hanya diam-diam menyimpan foto lama mereka yang tercetak di sebuah koran usang. Malam itu juga, dia menelepon ayahnya yang jauh di Sisilia. Nada bicaranya sangat tenang saat berkata, "Papa, aku menerima pernikahan politik ini."
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai latihan lengan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status