Bukan Semata Fisik
Selanjutnya Kaivan yang ditatapnya oleh Linara, “Dan kamu Kayu, kamu engga lihat kita lagi apa? Plis hargailah kita yang sedang mati-matian belajar kosa kata yang cukup rumit ini, ketimbang kecilin volume aja ribet ini itu,”
Saat suasana cukup panas ketika emosi Linara yang meletup kala itu, hadirlah Rayhan dengan membawa nampan yan berisi tiga cangkir Ice Coffe.
“Hei, Hei ... lebih baik kalian istirahat dulu aja, pasti hari ini sangat lelahkan?” Beruntung Rayhan segera hadir dan mencairkan suasana.
“Ini Aku buatkan Ice Coffe dengan topping Ice cream yang creamy, lumayan pelepas penat,” Rayhan segera menyodorkan gelas pada mereka.
Bab Populer