MAFIA KEJAM
dengan hitungan perlahan, Mafia itu menekan pelatuk pistolnya.
"Dua." Mega masih histeris dan memohon. Tangannya diikat sehingga dia tidak bisa berbuat apa-apa.
"Sat--"
"Aku sedang hamil, aku mohon biarkan anakku lahir."
Setelah mendengar pertanyaan tersebut, ketua Mafia itu menahan gerakannya untuk menembak Mega. Dia menatap wanita itu sebentar.
"Lalu apakah aku harus peduli?" tantangnya menaikan alisnya keatas. Mega tercengang.