KUIKUTI PERMAINAN MANISMU
Seumur hidup, aku tak pernah melihat Mama marah ataupun kesal pada kami, anak-anaknya.
"Ria sudah menjelaskan padamu, kan?" tanya Mama.
"Iya, sayangnya Meli malah tak percaya. Mama tahu sendiri, bagaimana rasanya diselingkuhi, apa lagi sama mendengar ucapan dari pelakornya. Mana bisa percaya."
"Iya. Lalu, rencana kamu selanjutnya apa?"
"Meli sudah mendaftarkan gugatan cerai pada Mas Hendi, Ma. Mobil dan perhiasan yang pernah Meli kasih pun, sudah diambil. Tinggal motor yang dikendarai oleh Weni yang belum."