Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DEAR DIARY INDONESIA

DEAR DIARY INDONESIA

tanya Marcus bingung. “Yak arena aku terlalu banyak makan protein tinggi. Jadinya mataku membengkak.” “Kenapa kau tak memberitahuku?” “Apanya?” “Tentang ini.” “Karena itu bukan hal yang penting.” “Itu penting sayang.”
1011.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai makan banyak tapi tidak bab
Baca
+Pustaka
Terlena! Tusukan Mas Juki

Terlena! Tusukan Mas Juki

Sungguh, takarannya sangat banyak dan ia tidak pernah makan sebanyak itu. "Makanan sebanyak ini, Tante? Dimakan?" katanya sambil menunjuk ke arah piringnya. "Ya dimfakan, emfangnya dilihat saja!" jawab Nadine. "Tapi saya nggak biasa makan banyak. Kalau makan banyak jadi kebelet anu...! Lagipula mulut saya masih sakit kalau dibuat mangap, terus gimana saya makannya?" jawab pemuda itu dengan polosnya. Nadine menghela napas, sepertinya ia harus bersabar menghadapi suaminya itu.
1062.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai makan banyak tapi tidak bab
Baca
+Pustaka
Semalam Bersama Sahabat Kakakku

Semalam Bersama Sahabat Kakakku

Lalu bubur hangat penutup. Di stand terakhir, Ara duduk lesehan, kedua kakinya diselonjorkan. “Berapa banyak yang sudah kumakan?” katanya sambil tertawa. “Bukannya baru sedikit? Kenapa perutku berat sekaliii.” Kolom komentar dibuka. [Kau makan seperti babi] “Eeh!” Ara menunjuk layar. “Akun sintasinti, jaga ucapan yaaa. Mana ada babi seimut ini.”
662 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai makan banyak tapi tidak bab
Baca
+Pustaka
Nikah Kontrak Ketika Hamil

Nikah Kontrak Ketika Hamil

"Bukankah tadi kau bilang makanannya tidak enak?" Eric terbatuk, ia juga heran kenapa dirinya bisa menghabiskan semua makanan itu. Padahal ia tidak pernah makan lebih dari satu centong nasi. Memang tidak bisa dipungkiri, kelezatan makanan itulah yang membuat Eric kecanduan hingga menghabiskannya. "Karena aku tidak suka membuang makanan." Eric beralasan sedikit masuk akal. Jika saja makanan itu tidak enak, tentunya ia tidak akan memakannya dan lebih memilih memesan makanan di luar.
1028.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 588 kali sebagai makan banyak tapi tidak bab
Baca
+Pustaka
Steviana (Indonesia)

Steviana (Indonesia)

protes Nacita. "Kan berat badanku naik satu kilogram jadi aku diet dengan nggak makan malam. Jadinya sakit lambungku kumat," aku Stevia. "Penyakit remaja zaman sekarang memang kalau nggak sakit hati ya mag," jelas Jovian.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai makan banyak tapi tidak bab
Baca
+Pustaka
Bhu & Akra

Bhu & Akra

jawab Tasha. “Dulu, kamu tidak makan sebanyak ini. Ada yang aneh,” analisis Kekeu. “Tidak ada yang aneh. Tadi pagi aku tidak sempat sarapan, jadi wajar jika aku makan banyak. Lagi pula akhir-akhir ini, nafsu makanku memang tengah membaik.” Kekeu mengusap dagunya. “Tidak, ini bukan hal wajar Ana. Apa bulan ini kamu sudah datang bulan?”
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai makan banyak tapi tidak bab
Baca
+Pustaka
AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

ucap Ibu yang sudah di belakang. “Iya, Bu.” “Kenapa megangin perut sakit lagi?” “Enggak kok?” “Lapar?” Aku hanya tertawa saja, tapi seakan mengerti ibu malha mengomel lagi. “Anakmu itu kembar, harus makan yang banyak!” “Masa, makan tengah malam?” “Ya enggak apa, emangnya kenapa? takut gemuk? Gemuk mah bisa dikurusin lagi!”
1049.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai makan banyak tapi tidak bab
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

Ciri wanita tulen. "Ibu sama Rara mau apa?" Aku berpaling pada ibu dan anak gadisnya itu yang sedari tadi asyik dengan kegiatan pijit memijit lengan. "Saya ngikut aja, Mbak. Tapi saya sama Rara cukup kongsi berdua saja. Saya tidak bisa menghabiskan makanan banyak-banyak, asam lambung saya bisa kumat, Mbak. Rara juga makannya tidak terlalu banyak," jelas bu Asih. Kali ini ia mulai mengelus punggung Rara yang posisinya telah berubah bentuk. Gadis kecil itu memilih rebahan di atas karpet berbantalkan paha ibunya.
9.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai makan banyak tapi tidak bab
Baca
+Pustaka
Kali Kedua

Kali Kedua

Terutama, Ibu tak boleh terlalu banyak makan makanan yang mengandung santan maupun kacang-kacangan. Masih berkutat dengan pikiranku yang kembali teringat tentang bagaimana perjuangan dan pengobatan untuk Ibu, tiba-tiba aku jadi terkejut karena ada seseorang yang kini sudah duduk di sebelahku dengan napas terengah-engah yang terdengar sangat jelas di dalam pendengaranku. "Maaf Mba, aku lama. Soalnya tadi pasienku banyak banget, jadinya nggak bisa ditinggal walau cuma sebentar."
1019.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 422 kali sebagai makan banyak tapi tidak bab
Baca
+Pustaka
Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Ternyata satu lagi kelebihan Sasi, meski makan banyak tapi tetap saja berat badannya tidak bertambah. “Pelan-pelan, Dek. Kamu nanti bisa tersedak,” tegurku ketika Sasi makan dengan cepat. “Habis penasaran pengin dengar cerita Tante,” sahutnya sambil mengunyah makanan. Aku hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Sasi. Entah kenapa aku tidak malu apalagi marah, tapi malah sebaliknya, kadang tertawa sambil menikmati betapa polosnya istriku.
1045.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai makan banyak tapi tidak bab
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status