Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Buncitnya Jenazah Kakakku

Buncitnya Jenazah Kakakku

𝘔𝘢𝘵𝘢 𝘣𝘪𝘯𝘢𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘵𝘢𝘱 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘳𝘪𝘶𝘴 𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘩𝘢𝘭 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘪𝘯𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘦�
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai matanya
Baca
+Pustaka
Dear Mantan

Dear Mantan

"Nak Davin?" Emang dasar kecoa buntung!!!
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai matanya
Baca
+Pustaka
Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

“WE ARE WELCOMING BABY NUMBER TWO!!” -TAMAT-
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai matanya
Baca
+Pustaka
Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

"Mama, tolong Aku.." ***********
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai matanya
Baca
+Pustaka
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Saat pintu didorong terbuka, Rangga hampir mendongak dengan penuh harap. Namun begitu melihat sosok Sarah, cahaya di matanya seketika padam. “Bagaimana kamu bisa masuk?” tanyanya dingin. Sarah tersenyum menjilat, suaranya dibuat manja. “Semua password-mu ‘kan tanggal lahirku, tentu saja aku tahu.” Rangga tertegun. Bahkan dirinya lupa, semua sandi memang memakai tanggal lahir Sarah.
28.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 643 kali sebagai matanya
Baca
+Pustaka
Hello, Mantan!

Hello, Mantan!

Dan sangat hangat saat bersama Ranu. Tanpa sadar, tatapan Hagia menjadi sedikit lebih lama. Sampai akhirnya Megantara menoleh tepat ke arahnya. “Kenapa, Mama?” Hagia langsung tersentak kecil. “Hah? Nggak apa-apa.” Megantara justru menahan senyum tipis. “Kenapa? Aku ganteng, ya?” Mata Hagia membelalak lebar. “Apaan sih, Mas. Narsis banget.”
1014.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai matanya
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga

Mata Ketiga

tutur halus sang ibu. Lydia terlihat masih sibuk dengan barang bawaannya. Terlihat satu tas ransel cukup besar serta sebuah travel bag warna merah siap dibawanya. Ibunya yang sedari tadi memperhatikan Lydia senyum-senyum sendiri. Dia berharap masa depan anak gadisnya itu lebih cerah saat pindah ke Jawa. Khususnya keistimewaan dari Lydia yang memiliki ‘Mata Ketiga’ karena dapat melihat penampakan makhluk halus, semoga tidak menghalanginya meraih cita-cita di kemudian hari.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai matanya
Baca
+Pustaka
PENYESALAN MANTAN SUAMI

PENYESALAN MANTAN SUAMI

Matanya sangat mirip dengan mata Liliana. “Halo, Ava,” katanya.
9.5440.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.8K kali sebagai matanya
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Kiboom
sejauh ini, dari seluruh novel yang pernah kubaca di good novel, hanya cerita ini dan satunya lagi lupa judul, adlah novel yg realistis dan tidak membuat saya hipertensi. yg lainnya bahkan temanya seragam dan isinya hampir sama semua kecuali nama karakter yg berubah. thanks Author, love this story
Baca Semua Ulasan
Ibu Susu Polos Pak Boss

Ibu Susu Polos Pak Boss

Irama jantungnya pun sudah normal kembali. Hingga tibalah hari kepulangan Matteo. Siang itu, saat Leo membereskan koper dan perlengkapan bayi di ruangan itu, ponselnya berbunyi nyaring. Panggilan video masuk dari Matilda. Layar ponsel pria itu menampilkan wajah wanita paruh baya yang penuh semangat berlatar pegunungan Swiss yang bersalju. “Leo, Darling! Mama mau lihat cucu Mama!" serunya, tersenyum lebar. "Matteo cucu kuat, Oma! Sudah sembuh ya, Sayaaang!"
9.8131.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai matanya
Baca
+Pustaka
Terjerat Obsesi Kakak Ipar

Terjerat Obsesi Kakak Ipar

Naomi tertawa, jari-jarinya yang panjang mengetik balasan: "Jangan khawatir, Matt❤️" Senyumnya—manis seperti madu, tapi beracun seperti sianida—terpantul di kaca jendela.
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 831 kali sebagai matanya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status