BOSKU MANTAN SUAMIKU
jawab sang pelayan ketika kutanyakan keberadaan mereka.
"Pesta?" Mataku menyipit.
"Iya, kalo tidak salah pesta ulang tahun cucunya teman Nyonya, Mbak," jelas pelayan tua ini ramah. Pelayan yang sudah kukenal saat pertama kali datang ke sini dulu.
"Kapan kira-kira mereka pulang ya?"
"Waduh kurang tahu saya, Mbak," jawab Si Mbok meringis kaku.
Sambil menghembus napas, segera kuraih ponsel. Memencet cepat nomor Jamie. Bibirku berdecak gemas karena pria itu mematikan ponselnya.