Lusia
tanya Eliona sembari mencegah Lusia menyakiti dirinya sendiri, karena cengkeraman Lusia semakin keras.
“Sakit, kepalaku sakit..... “ erang Lusia, ia tak bisa menahan rasa sakit lagi sampai di titik ini, Lusia hanya bisa menangis.
“Apa anda terbentur sesuatu?” tanya Eliona memastikan, sedangkan Lusia menggeleng cepat.
Eliona bergerak cepat, ia memberikan gelas yang berada di nakas dan meminta Lusia untuk meminumnya, “Minumlah.... “
Chapitres populaires